IDXChannel - Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi pada tahun ini sesuai dengan proyeksi sebesar 5,3 persen. Pada tiga bulan pertama, Produk Domestik Bruto (PDB) diproyeksikan tumbuh tinggi imbas momen Ramadan dan Idulfitri yang mendongkrak konsumsi dan belanja pemerintah.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 akan tetap positif ditopang momentum fundamental ekonomi yang kuat di kuartal I. Sejumlah indikator seperti peningkatan konsumsi rumah tangga hingga realisasi investasi digadang-gadang mempercepat akselerasi perekonomian.
Airlangga menitikberatkan nilai inflasi yang terkendali, surplus neraca perdagangan yang telah berlangsung selama 70 bulan berturut-turut, serta tingkat kepercayaan konsumen yang tinggi. Konsumsi rumah tangga selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan dengan kontribusi 54 persen terhadap PDB.
“Proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun ini di atas 5,3 persen an pada kuartal pertama tahun ini, optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia sekitar 5,5 persen,” ujarnya dalam keterangan tertulis dikutip Selasa (14/4/2026).
Airlangga juga menjelaskan sektor manufaktur masih berada pada fase ekspansi dengan indeks 50,1, yang diikuti cadangan devisa tetap kuat sebesar USD148,2 miliar. Sektor perbankan juga tak lepas disorot, seiring tetap solid dengan rasio permodalan yang kuat dan risiko kredit yang terkendali.