AALI
9925
ABBA
290
ABDA
7000
ABMM
1380
ACES
1275
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
840
ADMF
7625
ADMG
188
ADRO
2310
AGAR
364
AGII
1390
AGRO
1325
AGRO-R
0
AGRS
163
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
800
AKSI
755
ALDO
1375
ALKA
314
ALMI
288
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.72
1.77%
+8.94
IHSG
6726.37
1.5%
+99.50
LQ45
959.76
1.74%
+16.42
HSI
24965.55
0.05%
+13.20
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
0.00
-100%
-16818.98
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
847,450 / gram

Pemerintahan Jokowi Berhasil Ambil Alih Tambang 'Raksasa' dari Asing

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Rabu, 13 Oktober 2021 13:38 WIB
Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berhasil mengambil alih tambang-tambang raksasa yang puluhan tahun di kelola oleh perusahaan asing.
Pemerintahan Jokowi Berhasil Ambil Alih Tambang 'Raksasa' dari Asing (FOTO: MNC Media)
Pemerintahan Jokowi Berhasil Ambil Alih Tambang 'Raksasa' dari Asing (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berhasil mengambil alih tambang-tambang raksasa yang puluhan tahun di kelola oleh perusahaan asing dan kini dikelola oleh Badan Usaha Milik Negara.

Presiden Jokowi mengungkapkan, pengambil alihan tersebut tujuannya tidak lain untuk meningkatkan nilai tambah dan menjaga kepentingan nasional serta masyarakat.

“Nilai tambah yang maksimal untuk kepentingan nasional, untuk kepentingan dalam negeri kita, untuk rakyat kita. Itulah mengapa kepemilikan beberapa perusahaan asing kita ambil alih,” katanya saat memberikan pengarahan kepada peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIII dan Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXII Tahun 2021 Lemhannas RI, di Istana Negara, (Rabu (13/10/2021).

Jokowi mengatakan perusahaan yang diambil alih yakni Freeport, Blok Mahakam dan Blok Rokan. Di mana untuk Blok Mahakam dan Blok Rokan pengelolaannya diserahkan kepada PT Pertamina.

Freeport Indonesia seperti diketahui mengelola tambang emas raksasa Grasberg di Papua. Kemudian, Blok Mahakam yang merupakan salah satu tambang migas yang paling besar produksi minyak dan gas buminya, termasuk juga Blok Rokan yang telah dikelola perusahaan asing selama 97 tahun lamanya.

“Freeport misalnya yg sudah 54 tahun dikelola oleh Freeport-McMoRan dua tahun yang lalu mayoritas telah kita ambil sahamnya. Sehingga dari 9 persen menjadi mayoritas 51 persen. Kemudian juga Blok Mahakam yg sudah 43 tahun dikelola oleh Total dr Prancis. Diambil alih kemudian kita berikan kepada Pertamina 100 persen. Yang terakhir Blok Rokan yg sudah dikelola 97 tahun oleh Chevron juga sudah 100 persen kita berikan kepada Pertamina,” paparnya.

Meski begitu Jokowi mengakui bahwa persoalan keberhasilan pengelolaannya memang masih menjadi pertanyaan.

“Sekarang tinggal kita melihat, kita bs tidak melanjutkan meningkatkan produksi  dari yang sudah  kita ambil alih ini. Inilah yg masih menjadi pertanyaan. Tetapi kita lihat nanti setahun, dua tahun, tiga tahun, empat tahun akan kita lihat mampukah kita,” pungkasnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD