AALI
9900
ABBA
408
ABDA
0
ABMM
1575
ACES
1260
ACST
240
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1060
ADMF
7825
ADMG
199
ADRO
1935
AGAR
328
AGII
1495
AGRO
2240
AGRO-R
0
AGRS
187
AHAP
72
AIMS
432
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
4310
AKSI
398
ALDO
865
ALKA
238
ALMI
248
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/12/09 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.62
0.18%
+0.89
IHSG
6617.45
0.21%
+13.65
LQ45
946.60
0.11%
+1.01
HSI
24238.70
1.01%
+241.83
N225
28725.47
-0.47%
-135.15
NYSE
16899.92
0.28%
+46.35
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,345
Emas
823,698 / gram

Resmi, 51 Persen Saham Freeport Indonesia Lunas Dibayar

MARKET NEWS
Fahmi Abidin
Jum'at, 21 Desember 2018 20:00 WIB
Pemerintah Indonesia secara resmi memiliki saham PT Freeport Indonesia sebesar 51%.
Resmi, 51 Persen Saham Freeport Indonesia Lunas Dibayar. (Foto: Ist)
Resmi, 51 Persen Saham Freeport Indonesia Lunas Dibayar. (Foto: Ist)

IDXChannel - Pemerintah Indonesia secara resmi memiliki saham PT Freeport Indonesia sebesar 51%. “Saham Freeport sudah sebesar 51% sudah beralih ke PT Inalum (Persero) dan sudah lunas dibayarkan,” ujar Presiden Joko Widodo di Istana Negara pada Jumat (21/12).

Jokowi menilai, peningkatan nilai saham ini merupakan momen bersejarah. Pasalnya, seperti yang diketahui, Freeport sudah berdiri sejak 1967. Pada 2018 Indonesia berhasil mengambil saham Freeport sebesar 51%, setelah sebelumnya hanya 9%.

Pada pertemuan tersebut dihadiri juga oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, Direktur Utama PT Inalum (Persero) Budi Gunadi Sadikin dan CEO Freeport McMoran Richard Adkerson.

Pendanaan pembelian saham PTFI dilakukan melalui penerbitan obligasi global senilai USD4 miliar dimana USD3,85 miliar digunakan untuk pembayaran saham dan sisa USD150 juta untuk refinancing.

Obligasi global Inalum terdiri dari empat masa jatuh tempo dengan tingkat kupon rata-rata sebesar 5,991%. 1. USD1 miliar dengan kupon sebesar 5,230% dan tenor hingga 2021, 2. USD1,25 miliar dengan kupon sebesar 5,710% dan tenor hingga 2023, 3. USD1 miliar dengan kupon sebesar 6,530% dan tenor hingga 2028, 4. USD750 juta dengan kupon sebesar 6,757% dan tenor hingga 2048.

BNP Paribas dari Perancis, Citigroup dari Amerika Serikat dan MUFG dari Jepang menjadi koordinator underwriter dalam penerbitan obligasi ini serta CIMB dan Maybank dari Malaysia, SMBC Nikko dari Jepang dan Standard Chartered Bank dari Inggris sebagai mitra underwriter.

Untuk penerbitan Global Bond ini, Inalum mendapatkan rating Baa2 dari Moody’s dan BBB- dari Fitch. Bond ini telah terdaftar di Singapore Exchange Securities. Penerbitan obligasi ini lebih kompetitif dan stabil dibanding dengan pinjaman dari sindikasi perbankan asing dengan tingkat resiko suku bunga yang dapat melonjak di saat ketidakpastian ekonomi global. (*)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD