AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Pengumuman! Vaksinasi Mandiri Dimulai Bulan Depan

ECONOMICS
Ferdi Rantung/Sindonews
Rabu, 21 April 2021 13:26 WIB
Pasokan vaksin untuk vaksinasi mandiri diperkirakan tersedia pada Mei 2021.
Vaksinasi mandiri dilakukan mulai bulan depan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Hubungan Internasional Shinta W. Kamdani mengatakan bahwa program vaksinasi mandiri atau gotong royong akan dimulai pada Mei mendatang jika pasokan vaksin sudah tersedia.

"Jadi informasi terakhir Minggu keempat bulan ini vaksinnya akan datang.Kami harapkan pada Mei  sudah bisa jalan," kata Shinta dalam Market Review IDX Channel, Rabu (21/4/2021)

Ia menjelaskan, bahwa vaksinasi ini sangat penting bagi perusahaan. Sebab, mereka menyadari bahwa untuk melawan pandemi covid-19 ini tidak cukup dengan protokol kesehatan tapi juga diperlukan vaksin.

"Kenapa banyak perusahaan yang mau ikut vaksinasi gotong royong ini karena sudah banyak biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan selama pandemi.Untuk itu perusahaan merasa penting program vaksinasi ini diberikan kepada para pekerja," ujarnya.

Selain itu, Shinta berharap bahwa pemerintah dapat memberikan harga yang terbaik untuk vaksin gotong royong ini. Sebab, sudah banyak perusahaan yang mengeluarkan biaya saat pandemi. 

"Harapan kami biaya yang dikeluarkan untuk vaksin ini seminimal mungkin," ungkapnya

Ia menambahkan, bahwa saat ini pihaknya sedang menunggu juknis dari kementerian Kesehatan terkait pelaksanaan. 

"Kemungkinan akan keluar dalam waktu dekat. Biarpun nanti gotong royong atau yang gratis ini pake satu data dari pemerintah. Supaya tidak ada nanti orang yang ikut dua program vaksinasi," tandasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD