AALI
9700
ABBA
286
ABDA
7375
ABMM
1380
ACES
1340
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
194
ADRO
2230
AGAR
344
AGII
1435
AGRO
1345
AGRO-R
0
AGRS
167
AHAP
69
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
179
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
785
AKSI
845
ALDO
1485
ALKA
346
ALMI
278
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.22
-0.66%
-3.34
IHSG
6591.98
-0.33%
-22.08
LQ45
938.61
-0.66%
-6.20
HSI
24127.85
0.06%
+15.07
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
0.00
-100%
-17219.06
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,003 / gram

Pengusaha: Kasus Covid Menurun, Momentum Pariwisata RI Bangkit

ECONOMICS
Azfar Muhammad
Senin, 01 November 2021 11:28 WIB
Setelah lama tertidur dan terpuruk, kini sektor pariwisata punya momentum untuk bangkit kembali di tengah kondisi menurunnya kasus covid-19.
Pengusaha: Kasus Covid Menurun, Momentum Pariwisata RI Bangkit (FOTO: MNC Media)
Pengusaha: Kasus Covid Menurun, Momentum Pariwisata RI Bangkit (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Setelah lama tertidur dan terpuruk, kini sektor pariwisata punya momentum untuk bangkit kembali di tengah kondisi menurunnya kasus covid-19 dan pelonggaran kebijakan PPKM.

Ketua Umum Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Didien Junaedy mengatakan kondisi pariwisata sudah mulai bangkit dan berharap untuk bisa terus bergerak.

“Kondisi pariwisata saat ini yang selama ini kita tertidur sebenarnya dengan adanya momen  melandai nya kasus Covid-19,  maka ini menjadi momen sebagai harapan kita untuk menjadi bangkit tak hanya bangkit kemudian bisa bergerak di akhir tahun hingga awal tahun ini,” kata Didien Junaedy dalam program Market Review IDX channel, Senin  (1/11/2021).

Meski sudah berjalan, Ketua GIPI Didien menuturkan bahwa masih ada  beberapa pembatasan dalam regulasi masih dikatakan terbatas karena di beberapa tempat untuk kasusnya masih cukup terbilang tinggi

“Ini yang menyebabkan kita baru harapan ,Ke depan tentu kami berharap berkembang dalam situasi kondisi seperti ini terus berkembang baik ke depannya salah satu faktor pembatasan aktivitas pergerakan membatalkan bersama untuk mengeliarkan sektor usaha dan pariwisata,” ujarnya. 

Didien menyebutkan bagaimana berbagai regulasi yang dikeluarkan oleh  mulai dari tes PCR hingga pemangkasan soal Libur Natary saat ini harus bisa  ditaati oleh masyarakat agar  sektor pariwisata bisa bergerak.

“Suatu keadaan yang harus diterima Karena pemerintah mengeluarkan aturan pembatasan hal tersebut dilakukan pemerintah melalui berbagai pertimbangan pertimbangan yang menurut  saya cukup akurat,” pungkasnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD