IDXChannel - Sektor pariwisata menunjukkan tren pemulihan yang sangat kuat. Pada 2026, pemerintah menargetkan 16-17,6 juta kunjungan wisatawan mancanegara.
"Pendapatan devisa diperkirakan antara USD22 sampai USD24,7 miliar dan kontribusinya terhadap PDB bisa naik menjadi 4,5 sampai 4,7 persen," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kementerian Pariwisata, di Jakarta, Senin (12/1/2026).
Adapun pada kuartal ketiga 2025, kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB mencapai 3,96 persen dengan indikator devisa pariwisata mencapai USD13,82 miliar. Adapun total penyerapan tenaga kerja pariwisata sebesar 25,91 juta orang.
Per November 2025, jumlah total kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) yakni sebesar 13,98 juta. Pada periode kuartal III-2025, average spending wisman per arrival tercatat sejumlah USD1.259. Kunjungan wisman tertinggi yakni dari Malaysia (17,3 persen), Australia (11,3 persen), Singapura (10,5 persen), dan China (8,8 persen).
Dalam Rapat Koordinasi Kepariwisataan, telah disepakati beberapa pilar utama untuk penguatan sektor pariwisata ke depan, di antaranya mengakselerasi infrastruktur dan konektivitas.
Hal ini dilakukan dengan mendorong konektivitas antar bandara yang sudah ada dengan beberapa bandara yang baru dibuka, ditambah juga dengan mengadakan program bersama antara Pemerintah Pusat dan Daerah, khususnya di daerah destinasi prioritas.