IDXChannel – Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi momen yang paling dinanti menjelang Ramadan dan Idulfitri. Namun tanpa perencanaan yang matang, THR kerap habis dalam waktu singkat. Karena itu, menerapkan alokasi THR yang bijak menjadi kunci agar dana tambahan ini memberikan manfaat jangka pendek sekaligus jangka panjang.
Pengelolaan THR yang tepat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan Lebaran, tetapi juga memperkuat kondisi keuangan pasca-Ramadan.
THR sejatinya merupakan pendapatan tambahan, bukan penghasilan rutin. Tanpa perencanaan, dana ini rentan digunakan secara impulsif untuk konsumsi berlebihan. Dengan alokasi THR yang bijak, seseorang dapat menyeimbangkan kebutuhan konsumtif, kewajiban sosial, hingga tujuan finansial jangka panjang.
Tips Alokasi THR yang Bijak
Berikut beberapa gambaran alokasi THR yang dapat diterapkan:
- 40 persen kebutuhan Lebaran
Untuk belanja hari raya, mudik, dan kebutuhan keluarga.
- 20 persen kewajiban sosial
Zakat, infak, dan sedekah yang menjadi bagian penting di bulan Ramadan.
- 20 persen tabungan dan dana darurat
Memperkuat ketahanan keuangan setelah Lebaran.