AALI
9700
ABBA
286
ABDA
7375
ABMM
1380
ACES
1340
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
194
ADRO
2230
AGAR
344
AGII
1435
AGRO
1345
AGRO-R
0
AGRS
167
AHAP
69
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
179
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
785
AKSI
845
ALDO
1485
ALKA
346
ALMI
278
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.22
-0.66%
-3.34
IHSG
6591.98
-0.33%
-22.08
LQ45
938.61
-0.66%
-6.20
HSI
24127.85
0.06%
+15.07
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
0.00
-100%
-17219.06
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,003 / gram

Peningkatan Mobilitas Jadi Pemicu Lonjakan Kasus Covid-19 di Sejumlah Daerah

ECONOMICS
Binti Mufarida/Sindonews
Rabu, 10 November 2021 12:55 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu mengingatkan harus berhati-hati dengan kenaikan Covid-19.
Peningkatan Mobilitas Jadi Pemicu Lonjakan Kasus Covid-19 di Sejumlah Daerah
Peningkatan Mobilitas Jadi Pemicu Lonjakan Kasus Covid-19 di Sejumlah Daerah

IDXChannel - Kepala Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Sonny Harry B. Harmadi mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu mengingatkan harus berhati-hati dengan kenaikan Covid-19.

“Presiden selalu mengingatkan bahwa kita sangat berhati-hati sekecil apapun kenaikannya,” kata Sonny dalam keterangannya, Rabu (10/11/2021).

Sonny mengatakan bahwa daerah yang mulai mengalami kenaikan kasus Covid-19 merupakan daerah sentra ekonomi. “Memang ada beberapa daerah yang mengalami kenaikan, kalau provinsi kita lihat di DIY, di DKI Jakarta, walaupun peningkatannya sedikit ya, di Gorontalo, kemudian di Jawa Barat ya, di Jawa Tengah dan beberapa daerah lainnya.”

Dia pun mengatakan ada beberapa penyebab terjadinya peningkatan kasus Covid-19. “Nah kalau kita perhatikan ada beberapa penyebab terjadinya peningkatan. Pertama, memang ini kan beberapa daerah sentra ekonomi, sehingga terjadi peningkatan aktivitas dampaknya pasti peningkatan mobilitas,” kata Sonny.

BACA JUGA:

Sonny juga mengatakan bahwa Presiden Jokowi juga menekankan peningkatan aktivitas dan mobilitas harus dibarengi dengan pengetatan protokol kesehatan. “Nah, ini protokol kesehatan sudah sangat baik tetapi kelengahan sedikit apapun berdampak terhadap potensi penularan,” paparnya.

Kedua, kata Sonny, saat ini Satgas juga mengamati adanya kasus di pembelajaran tatap muka terbatas. “Sehingga kita benar-benar mengingatkan para guru, semua stakeholder yang ada di sekolah agar hati-hati. Lalu kemudian juga harus diambil langkah-langkah antisipasi cara cepat,” katanya.

Apalagi, Sonny mengatakan Satgas mencatat kini tingkat kepatuhan protokol kesehatan di sejumlah daerah juga mengalami penurunan. “Kalau kami lihat dari dashboard perubahan perilaku kami, sebetulnya membaik lagi nih. Kemarin sempat jumlah kabupaten kota dengan kategori merah atau zonasinya di bawah 60%, kepatuhan memakai masker juga menjaga jaraknya itu jumlahnya kemarin naik, sekarang sudah turun lagi.”

“Memang kita dorong lagi di daerah-daerah yang mengalami peningkatan atau di zonasi merah tadi atau mengalami penurunan kepatuhan itu kita dorong lagi supaya kepala daerahnya juga mengingatkan masyarakatnya,” paparnya. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD