sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Penjualan Mobil Baru Lesu, Ini Alasan Masyarakat Lebih Pilih Beli Bekas

Economics editor M Fadli Ramadan
12/07/2024 02:00 WIB
Penyebabnya, tak lain karena harga mobil baru naik lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan inflasi.
Penjualan Mobil Baru Lesu, Ini Alasan Masyarakat Lebih Pilih Beli Bekas. Foto: MNC Media.
Penjualan Mobil Baru Lesu, Ini Alasan Masyarakat Lebih Pilih Beli Bekas. Foto: MNC Media.

IDXChannel - Peneliti senior Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), Riyanto, mengungkapkan tren penjualan mobil bekas lebih besar dari mobil baru.

Penyebabnya, tak lain karena harga mobil baru naik lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan inflasi.

"Memang mobil bekas dari tahun 2013 ke 2023 naik tiga kali lipat. Pergeseran ke mobil bekas, akibat dari tidak terjangkaunya masyarakat untuk membeli mobil baru, karena harga mobil dan pendapatan per kapita makin jauh gap-nya," kata Riyanto di Jakarta, Rabu (10/7/2024).

Penjualan mobil di Indonesia secara domestik stagnan sebesar 1 juta unit pada periode 2013-2023. 

"Pertumbuhan per kapita dari (tahun) 2000 ke 2013 itu 28,26 persen. Sementara periode 2013 ke 2022, pendapatan per kapita hanya 3,65 persen. Itu kan jauh banget, karena itulah penjualan mobilnya 2013 ke 2022 itu minus 1,6 persen rata-rata per tahun," kata dia.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement