Khusus untuk Riau dan kabupaten/kota di Riau, DBH Sawit yang diterima pada 2023 adalah Rp392,03 miliar, turun pada 2024 menjadi Rp350,83 miliar, lalu turun lagi pada 2025 menjadi Rp155,11 miliar, dan pada 2026 turun menjadi Rp96,11 miliar.
3 Poin Utama Rekomendasi Strategis ISEI Riau
1. Menolak Ketimpangan Alokasi 4:96
ISEI Riau mendesak pemerintah pusat untuk segera melakukan reformulasi angka pembagian DBH.
Karena porsi 4 persen untuk pemerintah daerah dinilai sangat tidak memadai untuk membiayai pemulihan kerusakan lingkungan dan perbaikan infrastruktur jalan yang hancur akibat logistik sawit.
“Kami mengusulkan peningkatan porsi daerah secara signifikan guna memastikan keberlanjutan ekonomi lokal,” tulis ISEI Riau dalam keterangan resminya, Sabtu (9/5/2026).
2. Memasukkan Komponen Biodiesel B50 dan Produk Hilir dalam Variabel DBH Sawit
ISEI Riau juga mengusulkan agar komponen biodiesel B50 dan produk turunan sawit lainnya dimasukkan ke dalam formula perhitungan DBH sebagai variabel pada PMK No. 10/2026. Tujuannya agar daerah penghasil mendapatkan insentif langsung dari hilirisasi.