“Pada saat itu, SPBU berinisiatif secara proaktif dengan optimalisasi penggunaan marshaling (pengelolaan kepadatan) yang humanis untuk pengaturan antrean, melakukan build up stock untuk pemenuhan pelayanan di SPBU,” kata Roberth.
Pengaturan hanya berlaku pada tanggal 9 Juli 2026, tepatnya pukul 18.00-22.00 WIB. Optimalisasi manajemen stok solar tersebut dilaksanakan sembari menunggu pengiriman yang sedang berjalan. Tujuannya agar seluruh konsumen dapat terlayani.
Roberth memastikan kondisi tersebut telah berakhir dan pelayanan pengisian solar subsidi di SPBU Beji kini kembali berjalan normal.
“Saat ini, penyaluran dan pelayanan solar di SPBU berlangsung seperti biasa,” katanya.
(Nur Ichsan Yuniarto)