Secara keseluruhan, Pertamina menargetkan penyederhanaan terhadap 118 perusahaan sepanjang 2026. Program tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk struktur grup yang lebih ramping dan fokus terhadap bisnis inti.
Dony menilai konsolidasi diperlukan untuk menghilangkan rantai birokrasi yang dinilai tidak lagi diperlukan. Dengan struktur yang lebih sederhana, proses pengambilan keputusan dan pengelolaan bisnis diharapkan menjadi lebih efisien.
Namun, Dony menegaskan transformasi Pertamina tidak cukup hanya dengan mengurangi jumlah entitas. Perubahan struktur tersebut harus diikuti dengan perubahan fundamental dalam organisasi dan budaya kerja.
"Proses streamlining dan transformasi perusahaan-perusahaan BUMN ini memang kita lakukan secara fundamental dan terencana. Ekspektasi pemerintah terhadap kita begitu tinggi, sehingga kita tidak punya banyak waktu. You’re in or you’re out (Anda mau ikut atau keluar)," ujar Dony.
Dia pun mendorong Pertamina untuk mempercepat penyelesaian program transformasi dengan tetap memastikan setiap proses memberikan dampak terhadap kinerja perusahaan.