sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perusahaan Ini Investasi Rp1,5 Triliun untuk Kembangkan Ekosistem Industri Logam

Economics editor Kunthi Fahmar Sandy
27/01/2026 07:08 WIB
Kemenperin mendorong penguatan struktur industri logam nasional guna menopang pertumbuhan ekonomi dan mendukung agenda industrialisasi berkelanjutan.
Perusahaan Ini Investasi Rp1,5 Triliun untuk Kembangkan Ekosistem Industri Logam (FOTO:iNews Media Group)
Perusahaan Ini Investasi Rp1,5 Triliun untuk Kembangkan Ekosistem Industri Logam (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong penguatan struktur industri logam nasional guna menopang pertumbuhan ekonomi dan mendukung agenda industrialisasi berkelanjutan.

Hal ini ditandai dengan dilaksanakannya ground breaking fasilitas Continuous Galvanizing Line (CGL) 2 PT Tata Metal Lestari di Purwakarta, Jawa Barat.

“Industri baja nasional memiliki peran strategis dalam upaya mendukung pembangunan infrastruktur, pengembangan teknologi, serta penguatan industri turunan seperti permesinan, otomotif, galangan kapal, dan sektor energi,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangannya, Selasa (27/1)/2025).

Kemenperin mencatat, dalam lima tahun terakhir, produksi baja nasional meningkat hampir 98,5 persen dibandingkan tahun 2019 yang sebesar 8,5 juta ton. “Ini mencerminkan kapasitas industri baja nasional yang terus tumbuh dan semakin kompetitif,” ujar Menperin.

Guna memacu kinerja industri baja nasional, Kemenperin terus mengoptimalkan berbagai kebijakan strategis, antara lain penerapan tindakan pengamanan perdagangan (trade remedies), pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib, pemberian fasilitas Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT), pengutamaan penggunaan produk dalam negeri, pemberian insentif fiskal, serta penerapan prinsip industri hijau.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement