IDXChannel - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) bersama PT PLN Indonesia Power (PLN IP) mencapai kesepakatan tarif listrik dengan PT PLN (Persero) untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulubelu Bottoming Unit berkapasitas 30 megawatt (MW).
Ulubelu Bottoming Unit merupakan proyek pembangkit panas bumi berbasis teknologi binary pertama yang dikembangkan secara bersama oleh PGEO dan PLN IP di wilayah kerja eksisting PGE Ulubelu.
Proyek ini memanfaatkan teknologi cogeneration untuk mengoptimalkan energi panas sisa, sekaligus menjadi bagian dari tahapan pengadaan Independent Power Producer (IPP) di PLN.
Direktur Eksplorasi dan Pengembangan PGEO Edwil Suzandi mengatakan, kesepakatan tarif listrik tersebut menjadi langkah signifikan dalam penguatan kerja sama strategis antara PGE dan PLN IP.
Setelah ini, proses akan dilanjutkan dengan pendirian perusahaan patungan (joint venture), pengadaan Engineering, Procurement, Construction, and Commissioning (EPCC), serta penandatanganan Power Purchase Agreement (PPA).