AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Pinta Erick Thohir ke Kawasan Industri, Prioritaskan Warga Medan

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Kamis, 25 November 2021 19:26 WIB
Menteri BUMN, Erick Thohir, memberikan permintaan kepada pengelola PT Kawasan Industri Medan (KIM) agar fokus merekrut warga lokal.
Pinta Erick Thohir ke Kawasan Industri, Prioritaskan Warga Medan. (Foto: MNC Media)
Pinta Erick Thohir ke Kawasan Industri, Prioritaskan Warga Medan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Menteri BUMN, Erick Thohir, memberikan permintaan kepada pengelola PT Kawasan Industri Medan (KIM), agar perusahaan itu lebih mengutamakan penyerapan tenaga kerja lokal di Sumatera Utara (Sumut).

Keinginan tersebut bertepatan dengan pelaksanaan pemeran KIM Investment Expo 2021. 

Pameran KIM Investment Expo 2021 menjadi wadah pertemuan sejumlah investor baik dalam dan luar negeri yang ingin berinvestasi di Kawasan Industri Medan. Bahkan, nilai investasi ditargetkan sebesar Rp1 triliun.   

"Saya juga mengharapkan dengan Kawasan Industri (KIM) ini makin berkembang, dengan segala kerendahan hati, saya meminta Bapak-Bapak yang investasi di sini, tim juga, tolong prioritaskan pembukaan lapangan kerja bagi warga yang ada di Sumatera, Sumatera Utara khususnya," ujar Erick, Kamis (25/11/2021). 

Erick mencatat, penyerapan tenaga kerja lokal harus dilakukan di tengah bonus demografi yang tengah dihadapi Indonesia saat ini. Pasalnya, hal itu akan menciptakan kerukunan antar masyarakat. 

"Karena kenapa? Kita Ini sedang bonus demografi, kita harus pastikan kesempatan kerja di berikan kepada bangsa kita. Karena tak mungkin pertumbuhan ekonomi terjadi kalau tidak rukun, kalau tidak rukun tidak mungkin pertumbuhan ekonomi terjadi," katanya. 

"Kerukunan tercipta kalau pangan pekerjaan terserap, kalau tingkat pengangguran tinggi pasti tidak terjadi kerukunan. Saya berharap ini menjadi prioritas juga untuk semua yang berinvestasi di sini," pungkasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD