AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Plt Bupati Pastikan Kasus Hepatitis Misterius di Bekasi Nihil

ECONOMICS
Jonathan Simanjuntak/MPI
Sabtu, 14 Mei 2022 18:40 WIB
Plt. Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki memastikan tidak ada kasus hepatitis misterius akut di wilayah Kabupaten Bekasi.
Plt Bupati Pastikan Kasus Hepatitis Misterius di Bekasi Nihil (Dok.MNC)
Plt Bupati Pastikan Kasus Hepatitis Misterius di Bekasi Nihil (Dok.MNC)

IDXChannel - Plt. Bupati Bekasi, Akhmad Marjuki memastikan tidak ada kasus hepatitis misterius akut di wilayah Kabupaten Bekasi. Namun, dia meminta orang tua untuk tetap waspada terhadap anak-anaknya.

Apalagi, penyakit hepatitis ini disebut-sebut menyerang anak-anak usia satu bulan hingga 16 tahun. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Jumat (13/5/2022).

"Untuk Hepatitis akut ini, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi untuk menjaga pola hidup sehat. Tetap kami antisipasi jangan sampai Covid hilang, hepatitisnya malah datang," ujar Marjuki, dikutip Sabtu (14/5/2022).

Menurutnya, kewaspadaan ini perlu dilakukan, apalagi Pemerintah sendiri masih menerapkan kebijakan pembelajaran tatap muka (PTM) 100 persen di jenjang pendidikan. Oleh karenanya, untuk mencegah penularan penyakit hepatitis perlu juga mengabdikan pola hidup bersih dan sehat.

"Makanya saya mengimbau tetap prokes dan jaga pola hidup bersih, terutama bagi anak-anak," katanya.

Marjuki juga telah meneken surat edaran sosialisasi terhadap penyakit hepatitis misterius itu. Nantinya, diharapkan fasiltas kesehatan dapat langsung melaporkan apabila ditemukan pasien yang dicurigai terpapar.

"Kami menunggu arahan dari Menkes, tetap kami sosialisasikan baik dari puskesmas atau rumah sakit. Sudah kami persiapkan. Mana kala ada hal yang dicurigai hepatitis akut, segera laporan," pungkas Marjuki.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD