Dengan kondisi tersebut, Saleh mengatakan para pengusaha belum dapat mengambil rencana investasi hanya berdasarkan PMI Juli 2026. Menurutnya, sebagai indikator jangka pendek, PMI lebih mencerminkan kondisi aktivitas bisnis saat ini dibandingkan keputusan investasi yang bersifat jangka panjang.
Dia mengatakan pelaku usaha diperkirakan masih akan mencermati keberlanjutan tren permintaan dalam beberapa bulan ke depan sebelum melakukan ekspansi kapasitas atau investasi baru. “Oleh karena itu, diperlukan rangkaian data PMI dan indikator ekonomi lainnya untuk memastikan bahwa pemulihan benar-benar berkelanjutan,” ujar Saleh. (Febrina Ratna Iskana)