AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Polisi: Pinjol Ilegal Sebar Foto Porno Nasabah, Bikin Stress hingga Bunuh Diri

ECONOMICS
Erfan Maruf
Jum'at, 22 Oktober 2021 19:55 WIB
Lima perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal digrebek Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Polisi: Pinjol Ilegal Sebar Foto Porno Nasabah, Bikin Stress hingga Bunuh Diri (FOTO: MNC Media)
Polisi: Pinjol Ilegal Sebar Foto Porno Nasabah, Bikin Stress hingga Bunuh Diri (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Lima perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal digrebek Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Dari penggrebekan tersebut polisi menemukan faktar teror yang dilakukan perusahaan pinjol, salah satunya menyebarkan foto porno nasabahnya hingga membuat nasabah stress hingga ada bunuh diri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, sebanyak 13 tersangka diamankan dari lima lokasi penggerebekan. Kegiatan pinjol dampaknya sangat terasa ke masyarakat bahkan berujung kematian.

Modus fintek peminjaman dana dengan perjanjian waktu (peer to peer leanding) ilegal salah satunya adalah bagian desk collection atau DC melakukan penagihan. Pada unit DC ini mereka melakukan tagihan modus lewat sms dan medsos para korban.

"Dengan ancaman bahkan ada foto si konsumen dikrop dan dijadikan satu gambar asusila untuk tujuan menekan peminjam dana dengan ancaman-ancaman yang ada," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jumat (22/10/2021).

Tidak hanya itu, pinjol ilegal juga menyebarkan foto asusila tersebut kepada keluarga nasabah. Tidak hanya pada keluarga pinjol ilegal juga menyebarkan foto tersebut kepada rekan kerja bahkan atasan kantor. 

"Di satu sisi setelah di crop dia kirim ke seluruh keluarga peminjam. Ancaman yang bersangkutan. Dituliskan ada kasus atau menjadi DPO dengan kami. Jadi segala macem bahkan ada langsung ke pimpinan perusahaannya," jelasnya.

Akibat tekanan tersebut korban merasa stres hingga sakit bahkan melakukan bunuh diri.

 "Sehingga membuat para korban stres akibat ada yang sakit dan bunuh diri," pungkasnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD