AALI
8425
ABBA
540
ABDA
0
ABMM
1250
ACES
1310
ACST
246
ACST-R
0
ADES
2720
ADHI
885
ADMF
7675
ADMG
218
ADRO
1400
AGAR
368
AGII
1395
AGRO
2300
AGRO-R
0
AGRS
246
AHAP
68
AIMS
342
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3990
AKSI
422
ALDO
715
ALKA
292
ALMI
238
ALTO
320
Market Watch
Last updated : 2021/09/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
458.78
1.26%
+5.72
IHSG
6108.27
0.78%
+47.51
LQ45
862.18
1.23%
+10.45
HSI
24221.54
0.51%
+122.40
N225
29639.40
-0.67%
-200.31
NYSE
16184.50
0.1%
+16.33
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,240
Emas
814,120 / gram

Polres Pelabuhan Tanjung Priok Tangkap Preman Pencuri Besi di Jalur Ekspor-Impor

ECONOMICS
Putranegara/Kontri
Senin, 14 Juni 2021 12:00 WIB
Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap tiga orang preman yang diduga melakukan pencurian besi di Kali Japat, R.E.Martadinata, Jakut.
MNC Media

IDXChannel - Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap tiga orang preman yang diduga melakukan pencurian besi di Kali Japat, R.E.Martadinata, Jakarta Utara (Jakut). Mereka adalah, Misbahul Anwar, Didi Sulriyadi, dan Ricardo Gultom. 

"Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok telah melakukan pengungkapan kasus premanisme tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan/atau tindak pidana pengerusakan," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana kepada awak media, Jakarta, Senin (14/6/2021).

Putu menjelaskan, jajarannya melakukan penangkapan terhadap preman tersebut ketika sedang melakukan pemantauan kegiatan anti premanisme di wilayah hukum Pelabuhan Tanjung Priok. 

"Kemudian melihat sekelompok orang sedang menaikkan besi di TKP dari dasar kali ke darat dengan menggunakan kapal yang terbuat dari Styrofoam," ujar Putu Kholis. 

Para pelaku bersama-sama, kata Putu, sebelumnya merusak besi yang digunakan untuk menahan Jalan R.E.Martadinata Jakarta Utara dari sungai kali Japat dengan digergaji besi yang selanjutnya menggunakan palu bodem dipukulkan ke besi berkali-kali.

Karena hal itu, besinya pun terlepas dari rangkaian. Setelah berhasil dirusak dan diambil kemudian dibawa menggunakan perahu yang terbuat dari Styrofoam setelah sampai dilokasi pinggiran sungai Kali Japat.

"Setelah berhasil dinaikan rencananya akan dijual kepada penadah dengan harga Rp4.500 per Kg," ucap Putu.

Putu mengungkapkan, Jalan R.E Martadinata merupakan akses yang melewati Kali Japat dimana terdapat besi-besi penahan kontruksi jalan tersebut untuk dilalui oleh kendaraan yang didominasi oleh kendaraan truk ekspor-impor yang menuju Pelabuhan.

"Apabila besi-besi penyanggah tidak ada maka akan berpotensi terjadi longsor karena beban muat truk tidak tertahan dan imbas aliran air laut sehingga mengakibatkan terputusnya jalan dan  menghambat proses distribusi barang dari dan menuju pelabuhan," kata Putu.

Selain itu, jalan tersebut juga merupakan akses menuju objek vital yakni, PLTGU Tanjung Priok. Sehingga jalan itu sangat penting dalam mendukung kelancaran operasi pemasokan listrik khususnya di pelabuhan dan umumnya di wilayah Tanjung Priok.

"Besi tersebut merupakan penahan Jalan R.E Martadinata Jakarta Utara dari air sungai kalijapat, milik Pemda DKI Jakarta. Pelaku mengakui sudah dua kali melakukan perbuatan tersebut dan kemudian pelaku dan barang bukti diamankan ke Polres Pelabuhan Tanjung Priok," ucap Putu. 

Adapun barang bukti yang diamankan adalah satu palu, satu  besi ukuran kurang lebih tiga meter, dan satu perahu yang terbuat dari styrofoam. Atas perbuatannya pelaku disangka melanggar Pasal 363 KUHP dan/atau Pasal 170 KUHP dan/atau Pasal 406 KUHP.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD