AALI
8250
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1285
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2470
ADHI
700
ADMF
7600
ADMG
232
ADRO
1325
AGAR
386
AGII
1805
AGRO
2660
AGRO-R
0
AGRS
234
AHAP
58
AIMS
424
AIMS-W
0
AISA
214
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
3590
AKSI
410
ALDO
655
ALKA
224
ALMI
238
ALTO
336
Market Watch
Last updated : 2021/07/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.87
0.07%
+0.33
IHSG
6120.73
0.53%
+32.20
LQ45
832.75
0.25%
+2.05
HSI
26315.32
3.3%
+841.44
N225
27782.42
0.73%
+200.76
NYSE
16573.56
0.32%
+52.60
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
846,128 / gram

Pungli di Tanjung Priok Sehari Bisa Rp6 Juta, Ini Penjelasan Polda Metro

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Sabtu, 12 Juni 2021 11:11 WIB
Polisi telah menangkap 49 pelaku kasus pungutan liar terhadap sopir kontainer di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Pungli di Tanjung Priok Sehari Bisa Rp6 Juta, Ini Penjelasan Polda Metro. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Gemilang Tarigan menyebut pungutan preman dikalangan pengusaha truk sangat mengganggu cost logistik. Sebab dana yang diberikan kepada truk dalam perjalanan dirampas oleh preman tak bertanggungjawab. 

Dengan cepat, Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Kombes Yusri Yunus mengatakan bahwa polisi telah menangkap 49 pelaku kasus pungutan liar terhadap sopir kontainer di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Puluhan pelaku merupakan preman hingga karyawan operator crane JICT.

Dalam siaran persnya, Jumat (11/6/2021), Kabid Humas mengatakan para pelaku pungli tersebar di beberapa titik atau pos yang berada di sepanjang jalan menuju Pelabuhan. Pelaku masing-masing meminta uang dari para sopir truk kontainer yang lewat.

"Saya ambil contoh ada 5 pos ya. Di pos 1 fortun saja di pintu masuk security harus bayar Rp 2.000. Kemudian pos 2 masuk, biayanya masuk lagi Rp 2000. Masuk ke pos 3, itu harus bayar Rp 2000-5000. Ini saya ambil kecilnya karena kalau siang itu beda dengan malam, pengawasan siang lebih ketat," tegasnya. 

Kemudian, Yusri menambahkan untuk pengawasan kendaraan itu diminta bayar mininmal Rp 5.000, terakhir keluar dipo harus bayar lagi Rp 2.000. 

“Jadi total di fortune ini sekitar Rp15.000. 1 hari bisa 500 kendaraan container, coba dikalikan. Sekitar Rp 6 juta yang dikeluarkan oleh sopir-sopir. Kemudian perusahaan DKM, ada 4 pos. Total semua per 1 kontainer ada Rp 11.000. Sehari bisa Rp 350-500 ribu untuk kendaraan per 1 kontainer, belum lagi preman-preman yang di luar itu Sengaja buat macet, kemudian ketok kaca minta uang," tandasnya. (SNP)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD