AALI
10100
ABBA
418
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1410
ACST
268
ACST-R
0
ADES
2550
ADHI
1125
ADMF
7925
ADMG
234
ADRO
1745
AGAR
350
AGII
1570
AGRO
2000
AGRO-R
0
AGRS
226
AHAP
64
AIMS
515
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
945
AKRA
4690
AKSI
458
ALDO
735
ALKA
248
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
510.76
-1.06%
-5.46
IHSG
6625.70
-0.27%
-18.04
LQ45
961.32
-0.98%
-9.47
HSI
26132.03
0.02%
+5.10
N225
28600.41
-0.71%
-204.44
NYSE
0.00
-100%
-17083.15
Kurs
HKD/IDR 1,820
USD/IDR 14,160
Emas
819,389 / gram

Pungli di Tanjung Priok Sehari Bisa Rp6 Juta, Ini Penjelasan Polda Metro

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Sabtu, 12 Juni 2021 11:11 WIB
Polisi telah menangkap 49 pelaku kasus pungutan liar terhadap sopir kontainer di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Pungli di Tanjung Priok Sehari Bisa Rp6 Juta, Ini Penjelasan Polda Metro. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo), Gemilang Tarigan menyebut pungutan preman dikalangan pengusaha truk sangat mengganggu cost logistik. Sebab dana yang diberikan kepada truk dalam perjalanan dirampas oleh preman tak bertanggungjawab. 

Dengan cepat, Kabid Humas Polda Metro Jaya (PMJ) Kombes Yusri Yunus mengatakan bahwa polisi telah menangkap 49 pelaku kasus pungutan liar terhadap sopir kontainer di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Puluhan pelaku merupakan preman hingga karyawan operator crane JICT.

Dalam siaran persnya, Jumat (11/6/2021), Kabid Humas mengatakan para pelaku pungli tersebar di beberapa titik atau pos yang berada di sepanjang jalan menuju Pelabuhan. Pelaku masing-masing meminta uang dari para sopir truk kontainer yang lewat.

"Saya ambil contoh ada 5 pos ya. Di pos 1 fortun saja di pintu masuk security harus bayar Rp 2.000. Kemudian pos 2 masuk, biayanya masuk lagi Rp 2000. Masuk ke pos 3, itu harus bayar Rp 2000-5000. Ini saya ambil kecilnya karena kalau siang itu beda dengan malam, pengawasan siang lebih ketat," tegasnya. 

Kemudian, Yusri menambahkan untuk pengawasan kendaraan itu diminta bayar mininmal Rp 5.000, terakhir keluar dipo harus bayar lagi Rp 2.000. 

“Jadi total di fortune ini sekitar Rp15.000. 1 hari bisa 500 kendaraan container, coba dikalikan. Sekitar Rp 6 juta yang dikeluarkan oleh sopir-sopir. Kemudian perusahaan DKM, ada 4 pos. Total semua per 1 kontainer ada Rp 11.000. Sehari bisa Rp 350-500 ribu untuk kendaraan per 1 kontainer, belum lagi preman-preman yang di luar itu Sengaja buat macet, kemudian ketok kaca minta uang," tandasnya. (SNP)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD