Pendekatan tersebut diterapkan Roemah Koffie melalui ekosistem bisnis yang mencakup roastery dan pengembangan produk, jaringan kedai kopi, penyediaan kopi serta solusi F&B bagi pelanggan B2B, produk konsumen di kanal modern trade, hingga Roemah Koffie Academy untuk pendidikan dan pengembangan talenta kopi.
Felix menyampaikan, petani dan pengolah kopi perlu dipandang sebagai mitra strategis karena pengetahuan serta keputusan mereka turut menentukan kualitas dan karakter kopi.
Hal tersebut tercermin dalam filosofi 'Bean to Heart' yang diusung Roemah Koffie. Menurutnya, perjalanan kopi tidak berhenti ketika biji diolah menjadi minuman, tetapi mencakup kontribusi manusia pada setiap tahapan.
“Tanpa mereka, kami bukan apa-apa,” ujar Felix.
(Dhera Arizona)