AALI
10000
ABBA
410
ABDA
0
ABMM
1460
ACES
1425
ACST
268
ACST-R
0
ADES
2580
ADHI
1055
ADMF
7950
ADMG
220
ADRO
1740
AGAR
0
AGII
1455
AGRO
2050
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
448
AIMS-W
0
AISA
234
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
725
AKRA
4470
AKSI
0
ALDO
720
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
514.90
-0.07%
-0.34
IHSG
6635.96
0.05%
+2.99
LQ45
967.98
-0.02%
-0.18
HSI
26132.90
0.44%
+115.37
N225
28797.46
0.31%
+88.88
NYSE
17083.15
-0.09%
-16.06
Kurs
HKD/IDR 1,819
USD/IDR 14,160
Emas
813,653 / gram

PPnBM Otomotif Diperpanjang, Ada Opsi Refund Bagi yang Kena Bayar

ECONOMICS
Michelle Natalia
Jum'at, 17 September 2021 16:34 WIB
Pemerintah kembali memperpanjang diskon pajak atau PPnBM 100% pada kendaraan bermotor hingga akhir tahun.
PPnBM Otomotif Diperpanjang, Ada Opsi Refund Bagi yang Kena Bayar(Dok.MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah kembali memperpanjang diskon pajak atau Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) 100% untuk kendaraan  bermotor sampai akhir tahun 2021. Sementara bagi konsumen yang kena bayar akan mendapat opsi refund.  

Perpanjangan insentif dilakukan untuk menstimulasi  konsumsi masyarakat kelas menengah seiring dengan perkembangan positif penanganan  pandemi Covid-19 sehingga diharapkan terus dimanfaatkan.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Kacaribu mengatakan pajak  PPnBM dan/atau PPN atas pembelian kendaraan bermotor pada bulan September 2021 akan dikembalikan atau refund oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) yang melakukan pemungutan.

"Kebijakan insentif PPnBM DTP kendaraan bermotor ini menjadi salah satu bukti kehadiran APBN dan kebijakan fiskal yang responsif di tengah pandemi," kata Febrio di Jakarta, Jumat (17/9/2021).

Konsistensi peran APBN sebagai instrumen countercyclical secara keseluruhan akan terus diperkuat untuk kembali mendorong laju pemulihan yang lebih berkelanjutan. Di tengah pandemi yang masih terjadi, kebijakan fiskal  akan terus menjadi instrumen yang optimal dalam rangka menjaga kesehatan dan keselamatan  masyarakat, melindungi daya beli masyarakat, serta memberi dukungan bagi dunia usaha.

Oleh sebab itu, dukungan insentif diskon PPnBM diperpanjang. Momentum pemulihan ekonomi pasca gelombang varian Delta terus berlanjut, dan harus terus diperkuat melalui berbagai dukungan. Tingkat mobilitas masyarakat terus menunjukkan perbaikan, sementara kebijakan PPKM mulai dilonggarkan dengan penerapan dan pengawasan yang sangat ketat.  

(IND) 

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD