"Awal-awal Agustus ini saya buka saja nih, kalau BRI sekarang sudah masuk Rp180 miliar per hari ini yang sudah menyatakan keinginannya untuk mengajukan KPR di Housing Expo ini," kata Aris.
Dia memperkirakan target pembiayaan dapat mencapai sekitar Rp200 miliar untuk masing-masing bank Himbara. Tujuan utama kolaborasi tersebut bukan semata mengejar target transaksi, melainkan memperluas akses masyarakat terhadap hunian sekaligus mengintegrasikan ekosistem perumahan.
Danantara Housing Expo menyasar berbagai kelompok pembeli, mulai dari masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), keluarga kelas menengah hingga segmen premium. Untuk segmen MBR, Danantara menyediakan sekitar 49.000 unit hunian yang ditawarkan dan tersebar di Jawa maupun luar Jawa. Sekitar 30 developer juga akan menawarkan produk hunian yang menggunakan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
Sementara itu, pameran juga menawarkan hunian berbasis Transit Oriented Development (TOD), baik dalam bentuk hunian vertikal maupun landed, yang berada di sejumlah lokasi dekat jaringan transportasi publik.
Danantara menyatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah 3 juta rumah sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.
(Rahmat Fiansyah)