sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Prabowo Sebut DSI Kelola Devisa USD14 Miliar, Guru Besar IPB Soroti Potensi Terjadinya Hal Ini

Economics editor Rohman Wibowo
14/08/2026 19:00 WIB
Sahara menilai pembentukan DSI merupakan langkah yang tepat untuk meminimalisasi penyimpangan pencatatan nilai transaksi oleh para eksportir.
Prabowo Sebut DSI Kelola Devisa USD14 Miliar, Guru Besar IPB Soroti Potensi Terjadinya Hal Ini. (Foto Istimewa)
Prabowo Sebut DSI Kelola Devisa USD14 Miliar, Guru Besar IPB Soroti Potensi Terjadinya Hal Ini. (Foto Istimewa)

Selain geopolitik, Sahara juga menggarisbawahi pentingnya digitalisasi perdagangan, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), serta fenomena serviceification atau peningkatan peran sektor jasa dalam rantai produksi. 

Komponen pendukung seperti logistik, asuransi, jasa keuangan, pengelolaan data awan (cloud), hingga hak kekayaan intelektual kini menjadi penentu utama besaran margin keuntungan eksportir.

Kemajuan teknologi informasi turut melahirkan tantangan baru berupa dominasi nilai tambah ekonomi yang kini bergeser ke sektor nonfisik. Ketergantungan Indonesia pada penyedia jasa asing dalam proses desain dan pengembangan teknologi dikhawatirkan membuat potensi keuntungan mengalir ke luar negeri.

"Nilai tambah suatu barang kini banyak berasal dari sektor jasa seperti perangkat lunak dan desain, sehingga jika kita hanya memproduksi bajunya sementara desainnya dari luar, kita berpotensi kehilangan nilai tambah di dalam negeri," katanya.

Halaman : 1 2 3 4 5
Advertisement
Advertisement