sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Produksi Minyak Arab Saudi Anjlok 23 Persen ke Level Terendah sejak 1990

Economics editor Wahyu Dwi Anggoro
11/09/2026 11:09 WIB
Produksi minyak Arab Saudi anjlok ke level terendah sejak 1990 karena ekspor energi negara tersebut terhambat oleh konflik di Selat Hormuz dan Laut Merah.
Produksi Minyak Arab Saudi Anjlok 23 Persen ke Level Terendah sejak 1990. (Foto: China Daily)
Produksi Minyak Arab Saudi Anjlok 23 Persen ke Level Terendah sejak 1990. (Foto: China Daily)

Arab Saudi biasanya mengirimkan sebagian besar minyak mentahnya melalui Selat Hormuz. Namun, jalur maritim vital itu lumpuh sejak Amerika Serikat (AS) dan Israel memulai perang terhadap Iran pada Februari.

Sebagai balasan atas agresi AS-Israel, Iran menyerang kapal-kapal di jalur maritim strategis tersebut.

Sejak saat itu, Arab Saudi mengalihkan sebagian besar minyak mentahnya melalui Pipa Timur-Barat ke pelabuhan Yanbu di Laut Merah untuk menghindari gangguan di Selat Hormuz.

Namun, pada Juli, kelompok Houthi di Yaman yang pro-Iran menyatakan blokade maritim terhadap Arab Saudi di Selat Bab el-Mandeb yang menghubungkan Laut Merah ke Teluk Aden.

Blokade tersebut semakin membatasi pilihan kerajaan untuk mengekspor minyak mentahnya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement