sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Proyek Hilirisasi Banyak Digarap Asing, Bahlil Sebut Bank Dalam Negeri Belum Mau Biayai

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
07/08/2026 22:02 WIB
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui jika saat ini proyek hilirisasi belum seutuhnya memberikan dampak yang luas.
Proyek Hilirisasi Banyak Digarap Asing, Bahlil Sebut Bank Dalam Negeri Belum Mau Biayai. Foto: iNews Media Group.
Proyek Hilirisasi Banyak Digarap Asing, Bahlil Sebut Bank Dalam Negeri Belum Mau Biayai. Foto: iNews Media Group.

Proyek hilirisasi dikuasai investasi asing (foreign direct investment/FDI) sepanjang Januari-Maret 2026. Pada kuartal I-2026, realisasi investasi hilirisasi yang ditanamkan pemodal asing mencapai Rp98,4 triliun. 

Secara geografis, 75,5 persen investasi hilirisasi berada di luar Jawa senilai Rp111,4 triliun. Secara rinci, provinsi Sulawesi Tengah menjadi lokasi hilirisasi terbesar dengan Rp24,1 triliun, disusul Maluku Utara, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, dan Kepulauan Riau.

Sektor mineral mendominasi capaian investasi dengan total Rp98,3 triliun, dipimpin oleh nikel Rp41,5 triliun, tembaga Rp 20,7 triliun, dan besi baja Rp17,0 triliun. Sektor perkebunan dan kehutanan menyumbang Rp29,8 triliun, didominasi kelapa sawit. Sementara minyak dan gas bumi berkontribusi Rp17,7 triliun, serta perikanan dan kelautan Rp1,7 triliun.

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement