"Mungkin (sekitar Rp40 triliun). Tanya dia saja (BGN), dia lebih ngerti daripada saya. Nanti akan signifikanlah pemotongannya, tetapi bukan saya yang usul ya, Kepala BGN sendiri," ucap Purbaya dalam konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jumat (26/6/2026).
Di samping membahas efisiensi fiskal, Kementerian Keuangan juga bergerak cepat menyiapkan langkah mitigasi dari sisi tata kelola. Purbaya bakal menerjunkan jajaran pegawai Kemenkeu di daerah untuk mengawasi secara berkala pertanggungjawaban keuangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Nanti orang-orang saya di daerah akan monitor SPPG-SPPG itu secara berkala. Jadi saya punya alat dan saya bisa kontrol ke anggarannya," kata Purbaya.
(Febrina Ratna Iskana)