"Ada yang lebih muda naik, ada yang saya tukar," katanya.
Meski demikian, Purbaya tak menafikan kinerja DJBC yang cukup baik. Beberapa penugasan yang diberikan dapat diselesaikan.
"Bea cukai ini orangnya pintar-pintar kalau dipaksa ya saya selalu buat AI program untuk deteksi under invoicing itu dua minggu selesai. Jadi ada harapan, tapi perlu shock therapy supaya mereka kerja lebih keras," kata dia.
Bicara soal kasus hukum, belakangan Kejaksaan Agung menggeledah Kantor Bea Cukai. Penggeledahan itu dilakukan terkait penyidikan kasus dugaan korupsi ekspor Palm Oil Mill Effluent (POME) atau limbah minyak kelapa sawit tahun 2022. Rumah salah seorang pejabat Bea Cukai pun tak luput dari penggeledahan penyidik.
(Febrina Ratna Iskana)