Ia tidak menginginkan adanya alumni LPDP yang justru memberikan citra buruk atau menghina negara sendiri setelah mendapatkan fasilitas pendidikan dari pemerintah.
"Jangan sampai nanti kayak waktu kemarin-kemarin, pergi keluar habis itu menghina-hina negara sendiri. Itu yang utama," tutur Purbaya.
Terkait aspek pendanaan, Menteri Keuangan memastikan bahwa penambahan anggaran untuk melibatkan TNI dalam proses pembekalan ini relatif kecil dan bersifat investasi.
Nilai tersebut dianggap tidak sebanding dengan besarnya biaya pendidikan yang dikeluarkan negara untuk membiayai studi para penerima beasiswa selama bertahun-tahun di mancanegara.
Pembekalan ini juga diharapkan menjadi pendorong agar para lulusan kembali ke Indonesia dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.