Atas dasar itu, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus mengeluarkan bauran kebijakan yang mampu menyuntik stimulus pada sektor riil. Tujuannya agar dampak positifnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Pemerintah juga memastikan laju inflasi tetap berada di koridor yang aman. Dinamika pelemahan nilai tukar rupiah dinilai lebih dipicu oleh faktor sentimen pasar global, bukan karena adanya pergeseran negatif pada fundamental ekonomi domestik.
Untuk memitigasi risiko tersebut, kata Purbaya, koordinasi ketat di dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) terus diintensifkan.
Dalam kesempatan tersebut, Purbaya juga menjamin postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih dalam kondisi yang sangat sehat.
Batas defisit APBN berhasil dijaga ketat agar tidak melewati ambang batas psikologis maksimal 3 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).