Dalam rapat paripurna kali ini, Purbaya menyampaikan Pokok-Pokok Tanggapan Pemerintah terhadap Pandangan Fraksi-Fraksi DPR RI mengenai Rancangan Undang-Undang tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU P2 APBN) Tahun Anggaran 2025.
Purbaya menegaskan, perekonomian Indonesia tumbuh solid sepanjang 2025 di tengah tekanan global, dengan pertumbuhan mencapai 5,11 persen (yoy), ditopang konsumsi rumah tangga yang stabil di 4,98 persen dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 5,09 persen. Inflasi terjaga rendah di 2,92 persen, sesuai rentang sasaran yang ditetapkan pemerintah.
"Kita patut bersyukur, di tengah gejolak global tersebut, stabilitas ekonomi Indonesia tetap terjaga," ujar Purbaya.
Kinerja positif ini turut didukung capaian di sisi kesejahteraan masyarakat yaitu tingkat pengangguran turun menjadi 4,85 persen pada Agustus 2025 dari 4,91 persen di tahun sebelumnya, sementara tingkat kemiskinan menurun dari 8,57 persen menjadi 8,25 persen pada periode yang sama.
Untuk memperkuat dampak kebijakan fiskal bagi masyarakat, pemerintah secara konsisten memberikan paket stimulus ekonomi setiap kuartal sepanjang 2025 dengan total anggaran mencapai Rp110,7 triliun.