Purbaya memastikan bahwa likuiditas di sistem keuangan nasional saat ini dalam kondisi sangat memadai. Hal ini tercermin dari pertumbuhan uang primer (base money) yang mencapai 18 persen pada April.
Dengan ketersediaan dana tersebut, pemerintah optimistis pertumbuhan kredit akan merangkak naik menuju target 15 persen.
Berdasarkan capaian pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026 yang menyentuh angka 5,61 persen, Purbaya optimisis penguatan sektor swasta yang konsisten akan mendorong laju pertumbuhan ekonomi ke level 6 persen secara bertahap.
“Kita masih dalam fase ekspansi dan akselerasi. Tantangan ada, tapi terus kita perbaiki,” kata Purbaya.
(NIA DEVIYANA)