Dari sisi harga, tekanan inflasi semakin terasa. Biaya input melonjak ke level tertinggi dalam dua tahun terakhir, mendorong pelaku industri menaikkan harga jual dengan laju tercepat sejak Juni 2022.
Meski demikian, produsen optimistis indeks manufaktur RI kembali pulih seiring membaiknya permintaan serta meredanya konflik di Timur Tengah.
"Perusahaan manufaktur tetap percaya diri bahwa output akan naik pada tahun ini. Meski demikian, data bulan Maret menyoroti kerentanan sektor manufaktur Indonesia terhadap perang, khususnya dari sisi harga dan pasokan," ujar dia.
(DESI ANGRIANI)