sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

RI Berpotensi Surplus Solar di 2026, Ini Dua Faktor Pendukungnya

Economics editor Dhera Arizona Pratiwi
13/01/2026 07:00 WIB
Tidak hanya menghentkan impor, namun Indonesia berpotensi mencatat surplus solar sebesar 1,4 juta kiloliter (kl).
RI Berpotensi Surplus Solar di 2026, Ini Dua Faktor Pendukungnya. (Foto Istimewa)
RI Berpotensi Surplus Solar di 2026, Ini Dua Faktor Pendukungnya. (Foto Istimewa)

IDXChannel — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, Indonesia akan menyetop impor bahan bakar minyak (BBM) jenis solar pada tahun ini. Bahkan, tidak hanya menghentkan impor, namun Indonesia berpotensi mencatat surplus solar sebesar 1,4 juta kiloliter (kl).

Bahlil menyebut proyeksi tersebut tercermin dari perhitungan produksi dan konsumsi solar nasional. Pada 2025, konsumsi solar dalam negeri mencapai sekitar 38 juta kl, di mana 5 juta kl di antaranya masih dipenuhi dari impor.

Namun, Bahlil menegaskan, produksi solar domestik tahun ini mampu menutup, bahkan melampaui, kebutuhan impor tersebut.

“Impor (solar) kita tinggal 5 juta kl, jadi sudah tertutupi. Bahkan, surplus 1,4 juta kl,” ujar Bahlil di Balikpapan, Senin (12/1/2026).

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement