AALI
9450
ABBA
278
ABDA
6050
ABMM
2490
ACES
720
ACST
174
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
755
ADMF
8150
ADMG
174
ADRO
3150
AGAR
312
AGII
2340
AGRO
840
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
95
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1215
AKSI
268
ALDO
750
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.41
1.11%
+5.93
IHSG
7160.39
1.05%
+74.15
LQ45
1018.33
1.04%
+10.53
HSI
20082.43
2.41%
+471.59
N225
0.00
-100%
-27999.96
NYSE
0.00
-100%
-15264.79
Kurs
HKD/IDR 160
USD/IDR 14,765
Emas
848,754 / gram

RI Punya Harta Karun Terbesar ke-2 di Dunia? Yuk Intip Penjelasannya

ECONOMICS
Andini Aprysheila/SEO
Rabu, 29 Juni 2022 09:58 WIB
RI Punya Harta Karun Terbesar ke-2 di Dunia, hal itu diungkapkan langsung oleh oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 
RI Punya Harta Karun Terbesar ke-2 di Dunia? Yuk Intip Penjelasannya. (foto : MNC Media)
RI Punya Harta Karun Terbesar ke-2 di Dunia? Yuk Intip Penjelasannya. (foto : MNC Media)

IDXChannel – RI Punya Harta Karun Terbesar ke-2 di Dunia, hal itu diungkapkan langsung oleh oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). 

Bahkan RI punya harta karun terbesar ke-2 di Dunia memang mempesona dan memiliki peran dalam membantu ekonomi negara kedepannya. 

Adapun RI punya harta karun terbesar ke-2 di Dunia tidak lepas cadangan timah. Karenanya, Indonesia berperan penting dalam penyediaan bahan baku timah dunia.

Indonesia memang dikenal memiliki segudang harta karun mineral. Tak hanya timah, namun nikel, tembaga hingga komoditas tambang tidak kalah mempunyai cadangan melimpah, batu bara, bauksit, hingga logam langka seperti tanah jarang. 

Bahkan, kabarnya Indonesia menempati posisi ke-1 untuk jumlah harta karun mineral yaitu nikel. 

Posisi kedua ini keberadaan cadangan timah Indonesia kini masih di bawah China yang kini menempati posisi pertama. 

Di Indonesia sendiri memiliki jumlah cadangan timah hingga 800 ribu ton yang dibandingkan dengan jumlah di dunia sebanyak 4,7 juta ton. 

Artinya 17% cadangan timah dunia ada di Indonesia, yang diikuti dengan Brazil 15% dan Australia 8%. 

Sedangkan pada tahun 2020 lalu, produksi timah Indonesia mencapai 66.000 metrik ton dan cadangan sebesar 800.000 metrik ton logam.

Dirjen Minerba Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin membeberkan bahwa proses pengolahan bijih timah dapat meningkatkan nilai tambah yang berkali-kali lipat. 

Bahkan nilainya dapat mencapai hingga 16 kali lipat. Oleh sebab itu, hal ini yang terus mendorong pemerintah agar penciptaan nilai tambah dari sektor tambah dapat terealisasi.

Halaman : 1 2 3
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD