AALI
7950
ABBA
600
ABDA
0
ABMM
1240
ACES
1320
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2410
ADHI
685
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1335
AGAR
398
AGII
1790
AGRO
2500
AGRO-R
0
AGRS
264
AHAP
59
AIMS
420
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
650
AKRA
3600
AKSI
422
ALDO
635
ALKA
226
ALMI
270
ALTO
328
Market Watch
Last updated : 2021/07/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
438.19
-1.28%
-5.68
IHSG
6070.04
-0.83%
-50.69
LQ45
823.04
-1.17%
-9.71
HSI
25961.03
-1.35%
-354.29
N225
27283.59
-1.8%
-498.83
NYSE
16697.14
0.75%
+123.58
Kurs
HKD/IDR 1,858
USD/IDR 14,460
Emas
850,320 / gram

Risma Terima Aduan Warga, Penerima Bansos Banyak dari Keluarga Kades

ECONOMICS
Michelle N/Sindonews
Selasa, 15 Juni 2021 16:41 WIB
Kementerian Sosial (Kemensos) mendapatkam pengaduan mengenai penerima bantuan sosial yang tidak tepat sasaran.
Kementerian Sosial (Kemensos) mendapatkam pengaduan mengenai penerima bantuan sosial yang tidak tepat sasaran. (Foto: MNC Media)

IDXChannel –  Kementerian Sosial (Kemensos) mendapatkam pengaduan mengenai penerima bantuan sosial yang tidak tepat sasaran. Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan banyak keluarga kepala desa, hingga lurah yang menerima PKH. 

Hal itu terjadi karena saat ini, data penerima bansos ada di masing-masing pemerintah daerah (pemda)."UU data (penerima manfaat) itu ada di pemda, kemudian pemda meminta ke desa atau kelurahan. Kami banyak dikomplain karena itu keluarganya kepala desa, lurah dan sebagainya," kata Risma dalam video virtual, Selasa (15/6/2021).

Dia mengatakan, Kementerian Sosial melakukan pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Saat ini progresnya sudah mencapai 90%. Data penerima bansos akan mudah terdeteksi, lebih transparan, dan mudah dipantau oleh siapa saja.

"Kami  sudah lakukan perbaikan struktur organisasi, karena ada perbahan total, dari fungsi balai tersebut. Nanti ke depan usulan itu akan kami buka mulai dari desa, kelurahan, RT, RW. Itu akan bisa dipantau oleh siapa saja," katanya.

Dia menambahkan penerimaan bansos bisa dipercepat jika ada yang meninggal dunia. Namun, Kemensos akan mengecek kembali apakah  bansos tersebut tepat sasaran. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD