AALI
8125
ABBA
540
ABDA
0
ABMM
1310
ACES
1320
ACST
240
ACST-R
0
ADES
2500
ADHI
730
ADMF
7750
ADMG
240
ADRO
1280
AGAR
400
AGII
1690
AGRO
2630
AGRO-R
0
AGRS
232
AHAP
58
AIMS
426
AIMS-W
0
AISA
222
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
615
AKRA
3510
AKSI
448
ALDO
635
ALKA
234
ALMI
232
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/07/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
449.34
-0.4%
-1.83
IHSG
6106.39
0.08%
+4.70
LQ45
841.82
-0.46%
-3.89
HSI
26192.32
-4.14%
-1129.66
N225
27833.29
1.04%
+285.29
NYSE
16552.38
0.59%
+96.48
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
841,757 / gram

Sejak 2019, TMI Gelontorkan Rp579 M untuk Investasi di Sejumlah Startup Indonesia

ECONOMICS
Intan Rakhmayanti/Okezone
Kamis, 22 Juli 2021 20:22 WIB
Telkom Mitra Inovasi (TMI) telah melakukan investasi sekitar USD 40 juta atau sekitar Rp 579 miliar di sejumlah startup di Indonesia.
Telkom Mitra Inovasi (TMI) telah melakukan investasi sekitar USD 40 juta atau sekitar Rp 579 miliar di sejumlah startup di Indonesia. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Sejak hadir pada 2019 anak usaha Telkomsel, Telkom Mitra Inovasi (TMI) telah melakukan investasi sekitar USD 40 juta atau sekitar Rp 579 miliar di sejumlah startup di Indonesia.

Adapun startup yang mendapat gelontoran dana investasi antara lain Kredivo, PrivyID, Qlue, Halodoc, Tanihub, Tada, SiCepat, dan Inspigo

Direktur Utama TMI Marlin R. Siahaan, mengatakan, dari sekitar sembilan startup yang sudah mendapatkan investasi pre series dan series A/B melalui TMI, hampir seluruhnya merupakan startup lokal hasil karya anak negeri.

"Startup tersebut dipilih karena dinilai memiliki potensi pengembangan bisnis digital yang menjanjikan di tiap sektornya," ujarnya saat konferensi pers virtual, Kamis (22/7/2021).

Marlin menambahkan, TMI selama ini terus mengembangkan investasi yang berfokus pada sektor perdagangan dan periklanan, media dan hiburan, connecting device dan hardware, data dan analisis, serta jaringan dan infrastruktur.

Selain memberikan dukungan investasi, pengembangan ekosistem startup yang dilakukan TMI juga terfokus dalam mendorong lebih banyak synergy value yang bisa dikolaborasikan bersama Telkomsel

"Kolaborasi kami bersama Halodoc dalam menghadirkan bundling paket data  layanan kesehatan dan konsultasi telemedicine tanpa biaya selama pandemi COVID-19 serta mendorong inovasi untuk mempermudah akses layanan berbasis health-tech bagi masyarakat," tuturnya.

TMI juga membuka peluang investasi bagi perusahaan rintisan global yang memiliki rencana pengembangan bisnis yang matang, sehingga diharapkan juga dapat mendorong perkembangan positif bagi ekosistem digital tanah air.

"Ke depan, TMI akan semakin dikembangkan untuk membuka berbagai peluang kolaborasi dan pemberdayaan startup lebih luas lagi." pungkasnya.  (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD