sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Selain Pangan, Program B50 Perkuat Peran Strategis Industri Sawit Nasional

Economics editor Yanto Kusdiantono
23/04/2026 19:05 WIB
Kementerian Pertanian (Kementan) menegaskan keberadaan industri sawit berperan penting dalam perekonomian, tidak hanya di sektor pangan tetapi juga energi.
Selain Pangan, Program B50 Perkuat Peran Strategis Industri Sawit Nasional. (Foto Istimewa)
Selain Pangan, Program B50 Perkuat Peran Strategis Industri Sawit Nasional. (Foto Istimewa)

“Banjir terjadi ketika run-off melebihi kapasitas sistem dan kalau masuk ke sungai secara berlebihan terjadilah banjir. Peran hutan memanglah intersepsi hujan, meningkatkan infiltrasi, dan meningkatkan air tanah untuk menunda aliran permukaan (lag ime) dan sangat efektif pada kondisi hujan normal. Namun, ketika hujannya sangat ekstrem seperti di Sumatera, hutan ada batas dan masalahnya juga,” ujarnya.

Diketahui, kapasitas hujan yang terjadi dalam waktu 1-2 hari pada saat itu mencapai 411 mm. Padahal, dalam jumlah tersebut biasanya terjadi dalam 2-3 bulan. “Ahli hidrologi menyebut bahwa hujan seperti itu terjadi 400-500 tahun sekali. Jadi, dalam kondisi seperti itu, hutan pun tak akan tahan,” kata dia.

Sekadar diketahui, berdasarkan data publikasi statistik Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, pada 2025-2026 Indonesia memiliki luas areal kelapa sawit terbesar dunia yakni mencapai 16,83 juta hektare. 

Tak hanya menjadi penyumbang devisa non migas terbesar dengan nilai sekitar Rp440 triliun pada 2024, industri sawit telah menyediakan lapangan kerja bagi 16 juta orang serta menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi lokal dengan kewirausahaan berbasis komoditas perkebunan.

(Dhera Arizona)

Halaman : 1 2 3 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement