AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Selain PPNBM, Ini Dua Hal yang Bangkitkan Industri Otomotif di 2022

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Rabu, 09 Februari 2022 15:43 WIB
Tahun 2021 industri otomotif terselamatkan oleh kebijakan PPnBM 0%. Namun Tahun 2022 pemberian insentif PPNBM mulai dikurangi dari tahun sebelumnya.
Tahun 2021 industri otomotif terselamatkan oleh kebijakan PPnBM 0%.
Tahun 2021 industri otomotif terselamatkan oleh kebijakan PPnBM 0%.

IDXChannel - Tahun 2021 industri otomotif terselamatkan oleh kebijakan PPnBM 0%. Namun Tahun 2022 pemberian insentif PPNBM mulai dikurangi dari tahun sebelumnya.  Akhirnya penjualan mobil pada tahun ini kemungkinan juga akan terdampak.

Hasil riset Inventure -Alvara menunjukkan bahwa konsumen lebih konfiden menggunakan mobil pribadi selama pandemi, kini sebanyak 61,8% responden mengatakan sebaliknya yaitu lebih tertarik menggunakan transportasi umum dibanding menggunakan mobil pribadi. Terutama dengan semakin bagusnya fasilitas bus antarkota dibarengi dengan menurunnya kasus COVID-19. 

Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor Amelia Tjandra mengatakan pada 2021 lalu pasar mobil Indonesia cukup berkembang  dibandingkan dengan tahun lalu. Berkat insentif relaksasi pajak PPnBM 0% penjualan mobil di Indonesia naik signifikan sebesar 49%. 

"Dukungan pemerintah lewat relaksasi pajak PPnBM memang sangat berpengaruh, tanpa dukungan pemerintah kita sulit mencapai (angka itu)”, kata Amelia dalam diskusi Indonesia Industry Outlook (IIO) 2022 secara virtual, Rabu (8/2/2022).

Menurut Amelia Tjandra, pasar mobil Indonesia masih menjanjikan, jika dibandingan dengan negara-negara maju di Asia dan negara-negara Eropa kepemilikian mobil di Indonesia terbilang masih kecil. 

Amelia menjelaskan selain relaksasi PPnbM ada dua faktor penting yang membuat industri otomotif tumbuh dan berkembang pesat. Dua hal itu adalah kemampuan daya beli masyarakat dan sehatnya industri leasing. 

Kemampuan dan daya beli masyarakat erat kaitannya dengan income. Menurutnya salah satu yang mendongkrak daya beli masyarakat adalah investasi pemerintah di sektor infrastruktur. 

Kemudian faktor lain untuk mendukung ndustri otomotif Indonesia adalah leasing yang sehat. Kurang lebih 80% pembiayaan otomotif berasal dari kredit, terutama di daerah. Maka leasing harus bisa memfasilitasi skema bunga yang menarik.

“Leasing yang sehat. Bunganya harus terjangkau. Jika industri leasing berkembang dengan baik, industri otomotif berkembang dengan baik," pungkas Amelia Tjandra.

Amelia menambahkan secara year to year penjualan mobil pada bulan Januari meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021. Pada Januari 2022 tercatat penjualan mobil mencapai 80.000 unit, sedangkan pada tahun 2021 bulan Januari penjualan mobil hanya mencapai 54.000 unit.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD