“Capaian ini bukan garis akhir. Seluruh jajaran BULOG akan terus bergerak memaksimalkan penyerapan hasil panen petani di seluruh Indonesia. Setiap ton beras yang kami serap merupakan investasi bagi ketahanan pangan nasional dan jaminan kesejahteraan petani,” tutur dia.
Menurut Rizal, penguatan stok melalui penyerapan produksi dalam negeri akan memberikan ruang yang lebih besar bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas pasokan serta memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Dia menambahkan, seluruh proses pengadaan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel dengan tetap mengedepankan standar kualitas komoditas yang diserap. Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya menjaga kepercayaan petani dan memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP).
“Bulog di seluruh Indonesia akan terus bergerak hingga target nasional tercapai. Pengadaan ini bukan sekadar memenuhi angka, tetapi merupakan wujud nyata komitmen negara dalam melindungi petani, memperkuat cadangan pangan nasional, dan memastikan swasembada pangan Indonesia terus berkelanjutan,” ujarnya.
(DESI ANGRIANI)