AALI
12925
ABBA
197
ABDA
0
ABMM
3280
ACES
1010
ACST
163
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
670
ADMF
8050
ADMG
187
ADRO
3310
AGAR
354
AGII
1975
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
127
AHAP
61
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
160
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1025
AKSI
232
ALDO
925
ALKA
298
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.40
0.61%
+3.27
IHSG
6918.14
1.39%
+94.81
LQ45
1015.18
0.69%
+6.97
HSI
20717.24
2.97%
+596.56
N225
26739.03
1.27%
+336.19
NYSE
0.00
-100%
-15044.52
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,664
Emas
870,562 / gram

Setelah AS, Singapura Juga Izinkan Penggunaan Evusheld Sebagai Obat Covid-19

ECONOMICS
Hasyim Ashari
Sabtu, 11 Desember 2021 20:41 WIB
Perusahaan Biofarmasi AstraZeneca akan mengirimkan obat antibody Evusheld untuk pengobatan Covid-19 ke Singapura pada tahun ini.
Perusahaan Biofarmasi AstraZeneca akan mengirimkan obat antibody Evusheld untuk pengobatan Covid-19 ke Singapura pada tahun ini.  (Foto: MNC Media)
Perusahaan Biofarmasi AstraZeneca akan mengirimkan obat antibody Evusheld untuk pengobatan Covid-19 ke Singapura pada tahun ini. (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Perusahaan Biofarmasi AstraZeneca akan mengirimkan obat antibody Evusheld untuk pengobatan Covid-19 ke Singapura pada tahun ini. Singapura menjadi negara kedua yang mengizinkan penggunaan obat Evusheld setelah Amerika Serikat.

Dilansir dari Channel News Asia (CNA), Sabtu (11/12/2021), Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) mengkonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan membeli obat Evusheld untuk pengobatan Covid-19.

“Ini adalah bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk memastikan bahwa kami memiliki berbagai pilihan pengobatan Covid-19 untuk kelompok pasien yang berbeda,” kata Depkes.

Sementara itu, Country President AstraZeneca Singapore, Mr Vinod Narayanan, berpendapat bahwa penggunaan obat Evusheld memberi para tenaga kesehatan dan pasien di Singapura opsi pencegahan lain untuk memerangi virus.

“Selain itu, Evusheld akan memberikan opsi pencegahan lain untuk populasi berisiko tinggi, di samping vaksin, termasuk untuk orang yang kekebalannya terganggu dan tidak dapat mengembangkan tingkat respons perlindungan yang diperlukan setelah vaksinasi COVID-19,” kata Narayanan.

Berdasarkan keterangan pihak AstraZeneca, perusahaan telah menerima Otorisasi Penggunaan Darurat untuk Evusheld dari Administrasi Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat. AstraZeneca mengatakan pihaknya juga telah mengajukan persetujuan regulasi di negara lain.

Sebelumnya, pada bulan Oktober,  produsen obat Merck mengatakan bahwa pihaknya telah menandatangani perjanjian pasokan dan pembelian dengan Singapura untuk menyediakan molnupiravir jika diizinkan atau disetujui. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD