AALI
12000
ABBA
184
ABDA
6250
ABMM
3050
ACES
980
ACST
157
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
685
ADMF
8075
ADMG
179
ADRO
3100
AGAR
330
AGII
1970
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
62
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
350
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20171.27
0.29%
+59.17
N225
26677.80
-0.26%
-70.34
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,471 / gram

Siap Sambut Wisatawan, Wagub Bali Ungkap 99 Persen Warga Sudah Divaksinasi  

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Senin, 18 Oktober 2021 12:27 WIB
Wagub Bali Tjok Oka Artha Ardana Sukawati mengatakan 99 persen masyarakat Bali sudah divaksin untuk kembali sambut wisatawan asing dan lokal.
Siap Sambut Wisatawan, Wagub Bali Ungkap 99 Persen Warga Sudah Divaksinasi   (Dok.MNC Media)
Siap Sambut Wisatawan, Wagub Bali Ungkap 99 Persen Warga Sudah Divaksinasi   (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Wakil Gubernur Bali, Tjok Oka Artha Ardana Sukawati mengatakan bahwa pihaknya beserta dengan para industri di Bali telah menjalankan segala persiapan untuk menyambut para wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Adapun persiapan yang dimaksud seperti contohnya memastikan masyarakat Bali sudah divaksin. Wagub mengatakan hingga hari ini, Senin (18/10/2021) target vaksinasi masyarakat Bali hampir mencapai 100 persen.

"Kami bersama teman-teman industri di sini dengan sigap menjalankan berbagai persiapan. Salah satu yang terpenting adalah memastikan masyarakat Bali sudah tervaksinasi. Sampai sekarang, target sudah mendekati 100 persen, jadi sudah 99 persen lebih dari target yang ditetapkan sudah divaksin. Bahkan vaksin kedua pun, sekarang sudah berada pada posisi di atas 85 persen," kata Oka saat diskusi di Market Review.

Baginya, pencapaian itu merupakan hal yang menggembirakan. Selain itu, ia pun menuturkan bahwasanya para industri di Pulau Dewata ini sudah mempersiapkan protokol kesehatan seperti Sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability) untuk memberikan jaminan kepada wisatawan bahwa Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan sudah sesuai dengan standar protokol kesehatan dan panduan yang ada dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.

"Teman-teman industri sudah melakukan persiapan, contohnya saja pendaftaran CHSE. Karena ini penting untuk meyakinkan kepada wisatawan yang akan berkunjung agar tetap merasa aman dan nyaman berwisata di Bali. Dengan persiapan ini, adalah bukti nyata kalau kami sudah siap menyambut para wisatawan" ujarnya.

Lebih lanjut Oka menyampaikan, saat sampai di bandara, para wisatawan mancanegara akan dicek oleh petugas. Jika wisatawan hasil swab PCR menunjukkan hasil negatif, petugas bandara akan mengantar wisatawan tersebut ke hotel karantina yang telah disiapkan. Namun, apabila didapati hasil positif Covid-19 dengan indikasi khusus, maka wisatawan tersebut akan diantar ke rumah sakit untuk ditindaklanjut.

"Ketika mereka sudah selesai dengan urusan di dalam internal Airport, dan diakhiri dengan uji swab, petugas akan mengantar wisatawan tersebut ke hotel-hotel karantina yang sudah disiapkan. Kecuali bagi mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan indikasi tertentu akan diantar ke rumah sakit untuk ditindaklanjuti," tuturnya.

"Sampai di hotel pun juga sudah ada ketentuan-ketentuan. Seperti, hotel tersebut telah memiliki sertifikat CHSE, selain itu, ada juga hotel yang khusus melayani wisatawan karantina. Artinya tidak menerima tamu reguler. Namun, ada juga hotel di Bali yang memiliki halaman yang luas, gedung berjarak, sehingga itu bisa menerima tamu reguler dan tamu karantina. Kemudian, semua hotel karantina wajib sudah MoU dengan rumah sakit terdekat," tambahnya.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD