AALI
9800
ABBA
232
ABDA
5900
ABMM
2230
ACES
770
ACST
161
ACST-R
0
ADES
6675
ADHI
770
ADMF
8025
ADMG
174
ADRO
2860
AGAR
320
AGII
2150
AGRO
705
AGRO-R
0
AGRS
120
AHAP
56
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
148
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1490
AKRA
1030
AKSI
288
ALDO
850
ALKA
300
ALMI
298
ALTO
199
Market Watch
Last updated : 2022/06/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
529.22
-0.37%
-1.96
IHSG
6911.58
-0.44%
-30.77
LQ45
991.94
-0.38%
-3.77
HSI
21859.79
-0.62%
-137.10
N225
26393.04
-1.54%
-411.56
NYSE
0.00
-100%
-14667.32
Kurs
HKD/IDR 1,896
USD/IDR 14,890
Emas
868,358 / gram

Siap-siap! Pemerintah Guyur Lagi Bansos Rp600 Ribu, Ini Daftar Penerimanya

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Senin, 17 Januari 2022 09:39 WIB
Besaran yang akan diberikan adalah Rp600 ribu untuk setiap penerima
Siap-siap! Pemerintah Guyur Lagi Bansos Rp600 Ribu, Ini Daftar Penerimanya  (FOTO:MNC Media)
Siap-siap! Pemerintah Guyur Lagi Bansos Rp600 Ribu, Ini Daftar Penerimanya (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Sebagai bentuk perlindungan sosial kepada pedagang kaki lima, warung hingga nelayan melalui anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2022, Pemerintah akan kembali memberikan bantuan tunai. 

Untuk perlindungan sosial pemerintah akan memberikan bantuan kepada pedagang kaki lima, warung hingga nelayan yang total pesertanya ada 2,76 juta penerima manfaat. 

"Sebanyak 1 juta PKL dan pemilik warung, dan 1,76 juta nelayan," ujar menko Airlangga pada konferensi pers evaluasi PPKM secara virtual, Minggu (16/1/2022). 

Menko Airlangga menjelaskan besaran yang akan diberikan adalah Rp600 ribu untuk setiap penerima. "Ini akan segera dilaksanakan, dan juga bapak presiden setuju jika perlindungan sosial akan dilakukan front loading di kuartal pertama," sambung Airlangga. 

Sebagai informasi pemerintah telah menyiapkan anggaran di tahun 2022 dengan total anggaran Rp451 triliun yang terbagi untuk tiga sektor. Pertama kesehatan, perlindungan sosial dan terkait dengan fasilitas fiskal untuk beberapa sektor. 

"Yang sudah disetujui bapak presiden terkait dengan insentif fiskal properti atau PPN DTP, selain itu PPnBM DTP untuk otomotif, dan bantuan tunai untuk masyarakat," lanjut Airlangga. 

Untuk PPN DTP Pemerintah akan memberikan diskon sebesar 50% yang berlaku hingga akhir semester 1 tahun 2022 ini, sedangkan untuk insentif PPnBM akan diberikan dan jumlahnya dikurangi hingga kuartal III tahun 2022. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD