AALI
9575
ABBA
302
ABDA
6175
ABMM
1370
ACES
1250
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
179
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1410
AGRO
1270
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1045
AKRA
775
AKSI
735
ALDO
1320
ALKA
296
ALMI
296
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.60
-1.04%
-5.27
IHSG
6568.17
-1.31%
-86.99
LQ45
939.34
-1.07%
-10.15
HSI
24243.61
-1.67%
-412.85
N225
27131.34
-1.66%
-457.03
NYSE
0.00
-100%
-16397.34
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
848,798 / gram

Siap-siap! Vaksin Moderna untuk Tangkal Omicron Bakal Launching di Awal 2022

ECONOMICS
Muhammad Sukardi
Selasa, 30 November 2021 11:24 WIB
Moderna menjadi salah satu perusahaan farmasi yang siap mengembangkan vaksin booster diformulasikan khusus melawan varian Omicron.
Siap-siap! Vaksin Moderna untuk Tangkal Omicron Bakal Launching di Awal 2022 (FOTO:MNC Media)
Siap-siap! Vaksin Moderna untuk Tangkal Omicron Bakal Launching di Awal 2022 (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Saat ini, banyak para ahli menyatakan bahwa varian omicron mampu melawan vaksin Covid-19 yang tersedia. Artinya, diperlukan vaksin booster yang kuat untuk dapat melawan varian baru tersebut. 

Moderna menjadi salah satu perusahaan farmasi yang siap mengembangkan vaksin booster diformulasikan khusus melawan varian Omicron. Vaksin 'edisi Omicron' tersebut rilis awal 2022. 

"Kami harus tahu bagaimana kemampuan vaksin sekarang untuk kemudian jika dirasa kurang kuat melawan Omicron, maka perlu disediakan vaksin baru beberapa minggu ke depan," kata Chief Medical Officer Moderna Inc. Paul Burton, dikutip MNC Portal dari Time, Selasa (30/11/2021). 

"Jika memang diketahui bahwa vaksin yang ada sekarang kurang kuat, maka kami akan buat vaksin baru dan saya rasa itu akan rilis pada awal 2022 dan kemudian diproduksi dalam jumlah besar setelahnya," tambahnya. 

Hal tersebut dapat terjadi, kata Burton, karena Moderna mengembangkan vaksin Covid-19 dengan platform mRNA yang sangat memungkinkan untuk dilakukan perubahan dalam waktu singkat. 

Perlu diketahui, saat ini ratusan staff Moderna sudah mulai melakukan penelitian terkait efektivitas vaksin terhadap Omicron. Tindakan ini dilakukan setelah isu Omicron menyeruak dan ditetapkan sebagai 'variant of concern' oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). 

"Jika ditanya apakah vaksin Moderna sekarang kurang oke, kami dapat katakan bahwa perlindungan tetap ada namun kini tergantung berapa lama seseorang disuntik dosis kedua terakhir kali," kata Burton. 

Karena itu, ia mengatakan sangat penting bagi seluruh masyarakat saat ini untuk divaksinasi. Kemunculan varian Omicron dan mulai menginfeksi banyak masyarakat global tentu jadi kekhawatiran yang nyata. 

"Ini adalah varian yang berbahaya tapi kami cukup yakin terlebih dengan 'alat tempur' yang kami miliki sekarang dapat mengatasi Omicron," tambah Burton. 

Varian Omicron menjadi ancaman semua negara saat ini, bahkan beberapa negara di Eropa takut bahwa varian B.1.1.529 tersebut akan menjadi alasan munculnya lonjakan di musim dingin dan hari libur tahun baru yang sebentar lagi terjadi.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD