AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/10/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
518.56
-0.09%
-0.46
IHSG
6656.00
-0.04%
-2.77
LQ45
975.16
-0.13%
-1.28
HSI
26136.02
1.35%
+348.81
N225
29255.55
0.14%
+40.03
NYSE
16988.16
0.75%
+126.16
Kurs
HKD/IDR 1,808
USD/IDR 14,075
Emas
805,176 / gram

Simak Aturan Baru Masuk Indonesia Bagi Pelancong dari Luar Negeri

ECONOMICS
Rizky Pradita Ananda
Kamis, 14 Oktober 2021 18:13 WIB
Pemerintah secara resmi memberlakukan aturan baru untuk pelaku perjalanan internasional atau pelaku perjalanan luar negeri.
Simak Aturan Baru Masuk Indonesia Bagi Pelancong dari Luar Negeri (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Hari ini (14/10/2021) pemerintah secara resmi memberlakukan aturan baru untuk pelaku perjalanan internasional atau pelaku perjalanan luar negeri. 

Aturan baru ini dibuat dan diterapkan dengan beberapa perubahan dan tambahan peraturan. Termasuk di antaranya, mengatur soal durasi masa karantina hingga pelaksanaan tes swab PCR. 

Seperti disampaikan oleh Prof. Wiku, Koordinator Pakar dan Jubir Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, dalam siaran langsung Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia, di akun chanel Sekretariat Presiden, Kamis (14/10/2021) berikut aturan baru untuk para pelaku perjalanan luar negeri. 

1.      Durasi karantina : Durasi karantina yang sebelumnya 8 hari, kini dipangkas menjadi 5X24 jam (5 hari). Dihitung setelah tes sab PCR pertama di hari pertama kedatangan. Prof. Wiku menyebutkan, penambahan durasi karantina menjadi 8 hari pada Juli lalu dibuat berdasarkan kondisi kasus Covid-19 yang meningkat kala itu. Pemangkasan masa karantina ini dilakukan mengingat kondisi kasus Covid-19 yang  sudah cukup terkendali saat ini. 

2.      Swab PCR: Menegaskan tes swab PCR kedua di hari keempat karantina, sebagai penentuan waktu selesai karantina. 

3.      Tambahan syarat untuk WNA : Pengaturan warga negara asing (WNA) dengan tujuan berwisata, memusatkan tiitk masuk bandara di Provinsi Bali dan Kepulauan Riau. Menambahkan prasyarat perjalanan selain kartu vaksin dan hasil negatif tes PCR, yakni dengan visa kunjungan singkat atau izin masuk lainnya, bukti kepemilikan asuransi kesehatan dengan minimal pertanggungan USD100000 yang mencakup biaya penanganan Covid-19, dan bukti konfirmasi dan pembayaran tempat akomodasi selama menetap di Indonesia. 

4.      Daftar asal negara: Telah ditetapkan 19 negara asal yang boleh masuk Indonesia untuk kepentingan wisata. Saudi Arabia, Uni Emirat Arab, Selandia Baru, Kuwait, Bahrain, Qatar, China, India, Jepang, Korea Selatan, Liechtenstein, Italia, Perancis, Portugal, Spanyol, Swedia, Polandia, Hungaria dan Norwegia. 

Sebagai tambahan, berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan HAM yang terbaru. Dalam rangka pemulihan nasional, saat ini pemberian visa diizinkan untuk pelaku perjalanan dengan tujuan wisata dan pembuatan film, termasuk untuk tujuan komersil dan mengikuti pendidikan. 

Profesor Wiku menambahkan, keputusan mempersingkat durasi karantina dan memperluas kriteria WNA yang boleh masuk ke Indonesia, pada dasarnya dilakukan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, seiring dengan upaya pengendalian kasus Covid-19 yang sudah dilakukan. Keputusan ini dihasilkan dari pertimbangan dari  berbagai ahli dan para praktisi dari sektor terkait. 

  

(SANDY)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD