"Layanan bullion dan aplikasi digital Tring dari Pegadaian juga terus memperkuat posisi BRI Group dalam ekosistem emas secara nasional," katanya.
Selain komoditas emas, Holding Ultra Mikro juga menunjukkan jangkauan yang semakin luas dengan mencatatkan lebih dari 34,5 juta debitur aktif dan kepemilikan simpanan mikro yang menembus angka 187 juta rekening hingga akhir 2025.
Efektivitas ekosistem ini tercermin pula pada peningkatan profil pelaku usaha. Sebanyak 1,4 juta debitur dilaporkan berhasil 'naik kelas' pada 2025, atau tumbuh sebesar 11,82 persen secara tahunan. Capaian ini menjadi bukti keberhasilan literasi investasi dan inklusi keuangan yang dilakukan perseroan secara terukur.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan, ekspansi ke sektor emas merupakan bagian dari strategi besar perusahaan untuk menciptakan sumber pertumbuhan baru (new sources of growth) melalui penguatan rantai pasok.
“BRI memperkuat bisnis emas melalui digital dan segmen commercial melalui value chain, dengan dukungan risk management,” ujar Hery.
(Dhera Arizona)