AALI
9825
ABBA
390
ABDA
0
ABMM
1435
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
2970
ADHI
1040
ADMF
7700
ADMG
196
ADRO
1870
AGAR
320
AGII
1485
AGRO
2080
AGRO-R
0
AGRS
179
AHAP
76
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
890
AKRA
4180
AKSI
414
ALDO
965
ALKA
242
ALMI
246
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.49
0.72%
+3.62
IHSG
6573.41
0.53%
+34.91
LQ45
945.70
0.72%
+6.77
HSI
23444.23
-1.36%
-322.46
N225
27922.34
-0.38%
-107.23
NYSE
16347.87
-0.77%
-127.38
Kurs
HKD/IDR 1,847
USD/IDR 14,395
Emas
827,268 / gram

Singapura Perluas Skema Jalur Perjalanan Tanpa Karantina Termasuk ke Indonesia

ECONOMICS
Hasyim Ashari
Senin, 15 November 2021 20:17 WIB
Singapura akan memperluas skema jalur perjalanan atau Vaccinate Travel Lane (VTL) ke lebih banyak negara.
Singapura Perluas Skema Jalur Perjalanan Tanpa Karantina Termasuk ke Indonesia
Singapura Perluas Skema Jalur Perjalanan Tanpa Karantina Termasuk ke Indonesia

IDXChannel - Singapura akan memperluas skema jalur perjalanan atau Vaccinate Travel Lane (VTL) ke lebih banyak negara yang telah divaksinasi secara lengkap mulai dari tanggal 29 November mendatang. Hal itu diungkapkan oleh Kementerian Kesehatan (MOH) pada Senin (15/11/2021).

Singapura akan meluncurkan VTL dengan India dan Indonesia mulai 29 November 2021. Selain itu, skema jalur perjalanan yang divaksinasi juga akan diperluas hingga ke Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab (UEA) mulai 6 Desember 2021.

Seperti dilansir dari Channel News Asia, Senin (15/11/2021) Menteri Perhubungan Singapura S. Iswaran mengatakan Singapura dan India telah membahas saling pengakuan sertifikat vaksinasi yang dimulai sejak 12 November. Begitu juga sebaliknya dengan India yang telah mengakui sertfikat vaksin yang dikeluarkan oleh Singapura.

“Artinya, para pelancong dari Singapura yang telah divaksinasi penuh yang memasuki India tidak perlu lagi menjalani karantina rumah tes pasca kedatangan, mereka hanya perlu memantau sendiri selama 14 hari setelah kedatangan,” kata Iswaran.

Aplikasi untuk pengunjung jangka pendek dan pemegang pass jangka panjang akan dimulai pada 22 November untuk pelancong dari India dan Indonesia, sementara pelancong dari Qatar, Arab Saudi, dan UEA akan dapat mendaftar mulai 29 November.

Sampai saat ini, Singapura telah meluncurkan 13 buah VTL ke berbagai negara termasuk Australia, Kanada dan Jerman. Sebelumnya, Singapura mengumumkan bahwa mereka akan meluncurkan VTL dengan Malaysia, Finlandia, dan Swedia mulai 29 November.

Wisatawan yang memiliki VTL tidak perlu melakukan karantina pada saat kedatangan. Sebagai gantinya, mereka akan diminta untuk memberikan hasil tes negatif yang diambil dalam waktu dua hari sebelum keberangkatan dan menjalani tes PCR saat kedatangan.

Sementara itu, Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) mengatakan memperluas skema jalur perjalanan atau VTL bertujuan untuk menghidupkan kembali perjalanan udara dengan aman tanpa mengorbankan kesehatan masyarakat.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD