Sementara sektor pariwisata, jelasnya, akan mengalami penurunan yang cukup signifikan dalam durasi 4-6 minggu penerapan perpanjangan.
"Sehingga ini potensinya dapat menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi di kuartal ke-III," terangnya.
Faisal memandang bahwa masyarakat Indonesia masih mengandalkan kontak fisik alias pelayanan face-to-face dalam setiap kegiatan ekonomi.
Dia berharap pemerintah bisa memaksimalkan wacana tersebut apabila jadi diberlakukan. Lebih jauh dirinya juga mengharapkan agar dapat mengejar target kekebalan komunitas sampai akhir tahun 2021.
"Walaupun misalkan berdarah-darah ekonominya selama diberlakukan pembatasan, tapi kalau kemudian efektif, pandemi turun dan lebih cepat dicabut, maka ekonomi bakal berjalan lagi," jelasnya.