AALI
9925
ABBA
290
ABDA
7000
ABMM
1380
ACES
1275
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
840
ADMF
7625
ADMG
188
ADRO
2310
AGAR
364
AGII
1390
AGRO
1325
AGRO-R
0
AGRS
163
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
800
AKSI
755
ALDO
1375
ALKA
314
ALMI
288
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.72
1.77%
+8.94
IHSG
6726.37
1.5%
+99.50
LQ45
959.76
1.74%
+16.42
HSI
24965.55
0.05%
+13.20
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
0.00
-100%
-16818.98
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
847,450 / gram

Soal Cek-cok di Bandara, Pengamat Bilang Harusnya yang Tua Didahulukan

ECONOMICS
Azhfar Muhammad
Rabu, 24 November 2021 18:17 WIB
Keributan antara ibunda dari anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan bersama seorang wanita yang mengaku anak Jenderal TNI beberapa hari ramai di media sosial.
Soal Cek-cok di Bandara, Pengamat Bilang Harusnya yang Tua Didahulukan. (Foto: MNC Media)
Soal Cek-cok di Bandara, Pengamat Bilang Harusnya yang Tua Didahulukan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Keributan antara ibunda dari anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan bersama seorang wanita yang mengaku anak Jenderal TNI beberapa hari ramai di media sosial. Pengamat Penerbangan Gatot Rahardjo menilai hal tersebut menyangkut sikap personality dari karakter dan tak ada kaitannya dengan aturan turun dari pesawat.

"Sebenarnya kalau dikaitkan dengan kasus ini bukan masalah regulasi di turun pesawat, jadi lebih ke attitude dan personality personal saja sih," Kata Pengamat Penerbangsan Gatot Rahardjo kepada MNC Portal, Rabu (24/11/2021) 

Gatot menjelaskan bahwa terdapat sejumlah fasilitas dari maskapai yang ditumpangi oleh penumpang yang yang bersangkutan itu bermacam-macam.

"Sebennarnya tidak ada aturan resmi ya untuk aturan turun Pesawat, tapi sekarang tergantung jenis pesawat dan maskapainya kadang ada yang satu pintu atau dua pintu tergantung ya maskapainya apa,"ujarnya.

"Ya kalau misal fasilitasnya full service ada bisnis ada ekonomi dan biasanya yang bisnis dulu yang diprioritaskan dan konfigurasinya sebenearnya tergantung maskapainya jadi ada regulasinya masing-masing," tambahnya.

Berbeda dengan orang yang memiliki kesabaran tinggi seperti di Luar Negeri, mereka lebih cenderung sabar dan harus dibarengi dengan prioritas orang yang diutamakan atau diprioritaskan.

"Jadi lebih bagus sih kalau antri didahulukan mana yang lebih senior yang lebih tua, pramugari atau pramugara maskapai juga lebih melakukan  sosialiasisasi dan penegasan untuk menagasi masalah itu, lebih ada harus diprioritaskan aturannya, ya susah sih kalau kalau bawa-bawa instansi," pungkasnya.

Ke depan, Gatot Rahardjo menilai untuk meminimalisir agar kejadian seperti ini tak terulang, pihak maskapai penerbangan sebaiknya ditegaskan lagi dan kemudian untuk kasus yang sepele bisa dilakukan secara kekeluargaan dan damai. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD