AALI
12000
ABBA
184
ABDA
6250
ABMM
3050
ACES
980
ACST
157
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
685
ADMF
8075
ADMG
179
ADRO
3100
AGAR
330
AGII
1970
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
62
AIMS
242
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
350
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20171.27
0.29%
+59.17
N225
26677.80
-0.26%
-70.34
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,471 / gram

Perusahaan India GMR Resmi Jadi Pengelola Bandara Kualanamu untuk 25 Tahun

ECONOMICS
Wahyudi Aulia Siregar
Rabu, 24 November 2021 07:08 WIB
Perusahaan asal India GMR terpilih sebagai mitra strategis pengelolaan Bandara Internasional Kualanamu, Sumut.
Perusahaan India GMR Resmi Jadi Pengelola Bandara Kualanamu untuk 25 Tahun (Dok.MNC Media)
Perusahaan India GMR Resmi Jadi Pengelola Bandara Kualanamu untuk 25 Tahun (Dok.MNC Media)

IDXChannel - GMR Airport International yang merupakan perusahaan asal India terpilih sebagai mitra strategis pengelolaan Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara. Itu setelah perusahaan yang berbasis di Kota New Delhi itu memenangkan tender Strategic Partnership Kualanamu International Airport dengan masa pengelolaan 25 tahun. 

Awarding Ceremony Strategic Partnership Kualanamu International Airport telah dilaksanakan pada tanggal 23 November 2021 bertempat Kementerian BUMN Ballroom Lantai 21 (dua satu) Jalan Merdeka Selatan No 13 – Jakarta Pusat. 

Acara itu  dihadiri langsung oleh Wamen BUMN II, Kartika Wiroatmodjo, Direktur PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero), para Direktur PT Angkasa Pura II (Persero) dan Para Dewan Komisaris PT Angkasa Pura II (Persero) serta President Director of GMR Indonesia.

Direktur Utama PT Angkasa Pura II, Muhammad Awaludin, mengatakan lewat skema kemitraan strategis (Strategic Partnership) PT Angkasa Pura II 
(Persero) dan Perusahaan GMR Airport International akan tergabung di dalam Joint Venture Company (JVCo). Yakni PT Angkasa Pura Aviasi dengan kepemilikan saham 51 % AP II dan GMR 49 %. 

"Ke depan pengelolaan dan pengembangan Bandara Internasional Kualanamu akan diserahkan kepada PT Angkasa Pura Aviasi," sebutnya. 

Kemitraan Strategis Bandara Internasional Kualanamu dijalankan dengan skema kemitraan dengan jangka waktu pengelolaan dan pengembangan bandara tersebut selama 25 tahun dengan nilai kerja sama sekitar USD6 miliar. Termasuk investasi dari mitra strategis sedikitnya senilai Rp15 triliun.

"Tujuan utama dari kemitraan strategis ini adalah kita menyebutnya dengan 3E yaitu Expansion the traffic, Expertise Sharing dan Equity Partnership. Kita punya mimpi ke depan untuk mentransform Bandara Internasional Kualanamu menjadi regional hub dengan peningkatan aktifitas penerbangan Internasional," tukasnya. 

Muhammad Awaluddin, menjelaskan dalam menjalankan program Strategic Partnership ini sangat menguntungkan. Karena mitra strategis akan mendukung adanya penambahan aset di Bandara Internasional Kualanamu dengan pengembangan bandara menjadi kapasitas 17 Juta penumpang pada Tahap 1, kapasitas 30 Juta penumpang Tahap 2 serta Kapasitas 42 Juta Penumpang Tahap 3 dan nantinya semua asset baru hasil pengembangan setelah 25 tahun akan diserahkan ke PT Angkasa Pura II (Persero).

"Bandara Internasional Kualanamu memiliki posisi sangat strategis sehingga sangat memungkinkan untuk menjadi hub di Asia tenggara," terangnya. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD